Dalam karir seorang pemain sepakbola pasti ada pasang surut. Ada saat-saat di mana pesepakbola menemukan karirnya tak lagi bagus bersama klub yang dibelanya. Mulai dari faktor kalah bersaing dengan pemain lain, cedera parah, hingga faktor lain seperti tidak cocok dengan manajemen klub.
Salah satu yang bisa membuat karir mereka menjadi kembali baik adalah dengan mencoba peruntungan untuk pindah klub. Sudah banyak beberapa pemain yang memutuskan untuk meninggalkan klub lamanya dan beragabung dengan klub baru untuk mencari semacam 'chemistry'.
Nah, untuk itu merdeka.com akan menyajikan sederet pemain yang sukses dan tampil 'beringas' usai 'mati suri' di klub lamanya. Siapa saja mereka? Berikut ulasan lengkapnya.
Advertisement
Kisah pilu sempat menghampiri salah satu gelandang terbaik Italia ini. Andrea Pirlo. Ya, pemain yang identik dengan rambut gondrong tersebut adalah mantan punggawa AC Milan. Bermain bersama I Rosoneri, Pirlo memang tampil mengesankan. Beberapa gol yang tercipta kebanyakn bermula dari service-nya.
Di musim terakhirnya bersama AC Milan, seakan menjadi saat-saat terburuk bagi Pirlo. Alenatore Milan kala itu, Massimiliano Allegri sekaan mengusirnya dengan halus. Pirlo jarang dimainkan dengan alasan fisiknya tak lagi fit seperti dulu.
Akhirnya, Prilo memilih hijrah ke Juventus dengan status free transfer. Bersama Si Nyonya Tua, Pirlo berhasil memenangkan tiga scudeto secara beruntun. Belum lagi kesuksesan Pirlo yang dimusim perdananya bersama La Vecchia Signora berhasil menjadi juara dengan status tak terkalahkan.
Kebangkitan Sang Maestro bersama Juventus menandankan bahwa dirinya masih sangat perlu untuk diperhitungkan lawan. Bahkan, seiring bertambahnya usia, Pirlo semakin 'beringas' ketika di lapangan.
Advertisement
Tak dipungkiri, musim 2013/2014 adalah saat di mana masa keemasan seorang Daniel Sturridge bersama Liverpool. Bahkan itu adalah musim pertamanya dia berkostum The Reds dan langsung 'beringas' dengan mengemas 32 gol dari 46 laga. Duetnya bersama Luis Suarez benar-benar membuatnya kembali hidup.
Padahal, sebelum di Liverpool Sturridge adalah punggawa Manchester City dan Chelsea. Parahnya, dia tidak bermain untuk mereka, melainkan lebih banyak menghangatkan bangku cadangan. Kini, keputusannya berlabuh di Liverpool dejak musim lalu telah mengubah hidupnya. Bahkan talenta muda Inggris ini pun langsung dipanggil timnas pada Piala Dunai 2014 Brasil lalu.
Advertisement
Gervais Yao Kouassi atau yang lebih dikenal dengan nama Gervinho adalah pemain asal Pantai Gading yang merantau tanah Inggris pada tahun 2011 lalu. Di Ingrris dia bergabung bersama Arsenal. Sayangnya, bersama The Gunners Gervinho harus mengalami kenyataan pahit. Karirnya tak bisa sebaik saat dia masih berkostum Lille (tim sebelum dia bergabung dengan Arsenal).
Padahal saat di Lille, Gervinho mampu mengemas 28 gol dalam 46 laga. Hingga akhirnya pada 8 Agustus 2013, Arsenal menjual Gervinho ke klub Italia AS Roma dengan nilai transfer 8 juta Euro.?
Bersama mantan manajernya - Rudi Garcia, Gervinho seakan menemukan kembali insting predator yang sempat hilang kala berada di Emirates. Musim lalu bersama Giallorossi, Gervinho berhasil mencetak 12 gol dan menyumbangkan 10 assist.
Advertisement
Setelah beberapa musim yang gemilang di Jerman bersama Werder Bremen dan Bayern Munich, Pizarro memilih hijrah ke Chelsea pada 2007. Sempat mencetak gol di matchday perdana EPL, nyatanya karir Pizarro justru semakin meredup. Hal itu kian diperparah dengan kepergian Jose Mourinho dan didatangkannya Nicolas Anelka.
Pada tahun 2009 striker asal Peru ini memutuskan kembali ke Bremen. Di sana ia menemukan kembali jati dirinya sebagai seorang predator. Bahkan klubnya saat ini - Bayern Munich masih percaya untuk memberikan perpanjangan kontrak kepadanya.
Advertisement
Setelah musim yang mengagumkan di Inggris bersama Newcastle dan Tottenham, Gascoigne lantas menerima pinangan Lazio pada tahun 1992. Diluar harapan, Gazza justru tampil inkonsisten yang kemudian diperparah dengan cedera patah kaki.
Saat masanya dianggap sudah habis, Gazza justru tampil impresif bersama Glasgow Rangers. Ia bahkan berhasil membantu klubnya tersebut meraih double winners di musim perdananya.