Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Piala Dunia 1958, lahirnya Pele muda

Piala Dunia 1958, lahirnya Pele muda Logo Piala Dunia 1958. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Masih berlangsung di Eropa, namun kali ini Swedia menerima kehormatan sebagai tuan rumah Piala Dunia kedua kalinya setelah perang dunia. Format kompetisi kali ini masih sama dengan Piala Dunia 1954 dengan 16 tim yang dibagi dalam empat grup seperti pada tahun 1954. Tetapi sekarang semua kontestan dalam satu grup harus saling bertanding. Kemudian tim yang berada di posisi kedua dan tiga harus menjalani babak play-off.

Piala Dunia di Swedia kembali mencetak bintang, setelah sebelumnya Ferenc Puskas dari Hungaria, kali ini lahir seorang Pele muda dari Brasil. Sempat tidak bermain pada dua pertandingan awal, akhirnya Pele muda tampil di partai kedua Brasil melawan Inggris. 

Nama Pele mencuat karena menyumbangkan satu assist saat Brasil menghadapi tim debutan, Uni Soviet. Dengan demikian Brasil lolos dengan sempurna ditemani Uni Soviet di posisi kedua. Setelah saat itu Brasil menjadi favorit untuk menjuarai Piala Dunia. 

Pele muda memang benar-benar menunjukkan tajinya, namanya menjulang setelah gol satu-satunya saat melawan wakil Britania, Wales. Gol semata wayang Pele membawa Brasil ke semi final menghadapi Prancis.

Tim berjuluk samba tersebut kembali melenggang mulus setelah menggulung Les Blues, Prancis, dengan skor 5-2. Pele muda lagi-lagi menebar sensasinya, kali ini ia mencetak hattrick. Sedangkan tuan rumah Swedia akan menjamu Brasil di final yang sebelumnya sukses menghajar juara bertahan, Jerman Barat 3-1.

Di partai final pria berkulit hitam yang memiliki nama lengkap Edson Arantes do Nascimento ini benar-benar menjadikan Swedia sebagai aksi panggungnya. Ia mencetak dua gol ke gawang Swedia sekaligus membawa Brasil menjuarai Piala Dunia untuk pertama kali. Brasil menang dengan skor telak 5-2. Pele muda berhasil mengemas total enam gol, yang mengejutkan adalah semua gol Pele baru tercipta saat babak perempat final.

Nama lain yang mencuat datang dari Prancis. Pria yang bermain sebagai striker tersebut bernama Just Fontaine. Fontaine atau yang biasa disapa Justo menjadi top skor Piala Dunia 1958 dengan 13 gol. Melalui 13 golnya tersebut Fontaine mencatat rekor menjadi pemain yang paling banyak mencetak gol dalam satu pergelaran turnamen Piala Dunia, sampai saat ini belum ada yang memecahkan rekor tersebut.

 

Tuan Rumah: Swedia

Waktu: 8 – 29 Juni 1958

Jumlah Peserta: 16

Juara Dunia: Brasil

Runner-up: Swedia

Posisi ketiga        : Prancis

Posisi keempat        : Jerman Barat

Top Skor        : Just Fontaine, Prancis (13)

Jumlah Pertandingan: 35

Total gol        : 126 (3,6/pertandingan)

Penonton: 919,580 (26,274/pertandingan) (mdk/hwa)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP