Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terapi Puisi, Cara Penyembuhan Jiwa dengan Kata-kata Bermakna

Terapi Puisi, Cara Penyembuhan Jiwa dengan Kata-kata Bermakna Ilustrasi Menulis Puisi. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Terapi puisi merupakan salah satu bentuk terapi yang menggunakan seni ekspresif dalam penyembuhannya. Dalam penyembuhannya, terapi ini menggunakan puisi, narasi, serta media terucap dan tertulis untuk kesembuhan jiwa.

Dilansir dari Goodtherapy.org, terapis bisa menggunakan puisi yang sudah ada dalam melakukan penyembuhan ataupun meminta pasien menulis puisi untuk mengungkapkan keluh kesah mereka. Penggunaan puisi ini dilakukan dengan melihat cara mana yang bakal paling aman dan berhasil dalam menyembuhkan pasien dan melegakan hati mereka.

Penggunaan terapi puisi sudah mulai dikenal sejak awal 1800-an hingga terdapat asosiasi resmi di Amerika Serikat mengenai terapi puisi ini pada 1969. Penggunaan terapi ini diawali oleh psikiater dan pada saat ini pustakawan juga turut andil dalam menyebarkan metode terapi yang tak biasa ini.

Pada saat ini, terapi puisi dilakukan secara internasional oleh ratusan profesional, termasuk psikologis, psikiater, konselor, pekerja sosial, pendidik, dan pustakawan. Pendekatan terapi ini juga diterapkan pada sejumlah sekolah, perpustakaan, rumah sakit, serta pusat rehabilitasi baik pada anak, remaja, dan juga orang tua.

Bagaimana Cara Kerja Terapi Puisi?

Sebagai bagian dari terapi, para pasien diminta untuk mengeksplorasi perasaan dan ingatan yang terpendam dalam alam tak sadar mereka. Hal tersebut kemudian akan dihubungkan dengan kondisi yang kini mereka alami. Penggunaan puisi sendiri disebut dapat bermanfaat pada tahap ini karena:

- Menjadi wadah pengantar emosi yang sebelumnya sulit diungkapkan- Mendorong eksplorasi dan refleksi pada diri sendiri- Meningkatkan kesadaran diri dan membuat seseorang menjadi lebih terhubung dengan dunianya- Membuat seseorang menjadi lebih terhubung dengan situasinya kini dengan cara membuka pikirannya dalam menerima kenyataan- Membantu seseorang terhubung dengan kelompoknya dengan menyadarkannya bahwa bukan hanya dia yang memiliki rasa atau pengalaman tersebut- Membantu terapis dalam memahami lebih jauh pasien mereka.

Secara umum, puisi yang dipilih oleh terapis cukup bebas karena tergantung dari kondisi pasien yang mereka tangani. Namun demikian, terapis bakal cenderung memilih puisi dengan emosi dan pengalaman yang universal, mengandung nilai harapan, dan mengandung bahasa yang mudah dipahami.

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP