Terapi magnet, terapi baru untuk mengobati anoreksia dan bulimia

Sabtu, 16 November 2013 15:15 Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum
Terapi magnet, terapi baru untuk mengobati anoreksia dan bulimia Ilustrasi magnet. Shutterstock/montego

Merdeka.com - Demi mendapatkan bentuk tubuh idaman, banyak orang terutama wanita yang memperhatikan dengan detail pola makan mereka. Lama-kelamaan pola makan ini berubah menjadi kelainan pola makan seperti anoreksia dan bulimia yang malah akan membahayakan tubuh.

Sejak lama anoreksia dan bulimia menjadi gangguan kesehatan yang memerlukan perawatan yang serius. Hal ini disebabkan apabila dalam kondisi yang parah, anoreksia dan bulimia dapat menyebabkan kematian.

Para peneliti seperti dilansir dari dailymail.co.uk baru-baru ini menemukan cara baru untuk mengobati pasien dengan anoreksia dan bulimia. Perawatan ini menggunakan magnet atau yang disebut dengan transcranial magnetic stimulation atau rTMS.

rTMS ini menempatkan kumparan magnet di kulit kepala yang berfungsi unruk merangsang aliran listrik di otak. Aliran ini akan meredakan depresi yang menjadi salah satu faktor utama terjadinya anoreksia dan bulimia pada diri seseorang.

"Terapi ini hanya akan digunakan apabila terapi lain seperti obat-obatan dan juga konseling tidak berjalan dengan baik. Selain itu terapi ini juga akan bermanfaat untuk waktu yang lama dimana terapi lain biasanya hanya bertahan 5-6 bulan," jelas Dr. Jonathan Downar, seorang psikiater dari Kanada.

Oleh karena terapi ini membutuhkan alat medis yang memadai, maka terapi ini hanya boleh dilakukan di rumah sakit yang terpercaya dengan tenaga medis yang memang benar-benar berkompeten. [feb]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kesehatan
  3. Obesitas
  4. Anoreksia
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini