Sama Menyerang Saluran Pernapasan, Ini Beda COVID-19 dengan PPOK

Jumat, 20 November 2020 16:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Sama Menyerang Saluran Pernapasan, Ini Beda COVID-19 dengan PPOK Ilustrasi Batuk. ©medicalnewstoday.com

Merdeka.com - COVID-19 merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan dan paru-paru. Walau begitu, terdapat hal yang membedakan antara COVID-19 dengan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

"Tidak ada demam (pada PPOK), yang paling bahaya karena faktor usianya sama. Kalau COVID-19 semakin tua (usia penderita) maka angka mortalitasnya juga semakin tinggi, sedangkan PPOK biasanya pada usia di atas 50 tahun. Kalau dia kena COVID-19, angka kemungkinan dia meninggal juga tinggi," ujar dokter spesialis paru dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Jakarta, Budhi Antariksa beberapa waktu lalu dilansir dari Antara.

Selain itu, PPOK tak seperti COVID-19 yang ditandai batuk tetapi kebanyakan tidak berdahak, nyeri otot, gangguan penciuman, pada beberapa kasus pasien juga mengalami diare, nyeri perut dan infeksi saluran kemih. Menurut Budhi, gejala PPOK hanya terbatas pada daerah pernapasan dan jika sesak napas lalu tidak terjadi perubahan hebat kemungkinan tidak disertai COVID-19.

Untuk memastikan diagnosis, dokter biasanya menyarankan sejumlah hal. Terdapat rontgen, pemeriksaan laboratorium, menggunakan alat spirometri untuk memeriksa dahak, kuman atau jamur hingga analisa gas darah kalau terjadi sesak hebat.

Baca Selanjutnya: Kondisi Pasien PPOK...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini