Prodia Food Health Laboratory telah Terakreditasi ISO 17025

Prodia FHL diharapkan dapat bersinergi mendukung program pembangunan nasional, khususnya dalam pengembangan UMKM dalam pengujian produk pangan yang akan diregistrasi maupun untuk pengujian quality control sample pangan bagi pelaku usaha di bidang makanan & minuman.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
Prodia Food Health Laboratory telah Terakreditasi ISO 17025
Prodia Food Health Laboratory. ©2022 Prodia Food Health Laboratory

PT Prodia OHI telah memperoleh Akreditasi ISO 17025 untuk unit Layanan Prodia Food Health Laboratory yang berada di Denpasar. Hal ini diumumkan Direktur PT. Prodia OHI, Ibu Bertha Pangaribuan dalam sambutannya pada Launching ISO 17025:2017 Food Health Laboratory di Swiss-Belresort Watu Jimbar Senin siang. Dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat ISO secara simbolis dari Ibu Dr. Bertha Pangaribuan, M.Si selaku Direktur PT. Prodia OHI International kepada Ibu Jeanny selaku kepala cabang Prodia FHL.

Acara ini dihadiri oleh jajaran komisaris Prodia Group, sister company, dinas instansi terkait, serta perusahaan dan pelanggan yang telah bekerjasama. Acara ini sekaligus merupakan ajang temu pelanggan yang rutin dilakukan Prodia OHI untuk lebih memahami kebutuhan para pelanggan dan mendorong kolaborasi khususnya di bidang keamanan pangan. Acara ini masih merupakan rangkaian dari seminar keamanan pangan yang telah dilakukan pada 6 Juli yang lalu dengan judul “Pangan Aman untuk Kesehatan Lebih Baik”. Pada launching ISO 17025 Food Health Laboratory ini, juga dilaksanakan penandatangan kerjasama antara Universitas Udayana dan Prodia OHI dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengembangan masyarakat.

Andi Wijaya, komisaris utama Prodia menyatakan bahwa kualitas adalah hal yang utama bagi Prodia, karena itu semboyan Prodia Group adalah Love for Quality. Hal ini sejalan dengan komitmen Prodia FHL sebagai laboratorium terakreditasi ISO 17025.

Drs. I Made Bagus Gerametta, Apt (Kepala BPOM Denpasar) yang diwakili oleh Ibu Lilis Purwanti, S.Farm., Apt dari Balai Besar POM Denpasar mengucapkan selamat atas terakreditasinya FHL sebagai laboratorium penguji. Hall ini merupakan pengakuan formal sebagai laboratorium yang kompeten, dan hasilnya dapat diakui baik di dalam maupun luar negri. Dengan adanya akreditasi tersebut, Prodia FHL diharapkan dapat bersinergi mendukung program pembangunan nasional, khususnya dalam pengembangan UMKM dalam pengujian produk pangan yang akan diregistrasi maupun untuk pengujian quality control sample pangan bagi pelaku usaha di bidang makanan dan minuman.

Sekilas Tentang PT Prodia OHI International

Prodia OHI International adalah salah satu anak perusahaan dari Prodia Group yang berfokus pada layanan pemeriksaan kesehatan kerja dan kedokteran okupasi. Prodia OHI didirikan tahun 2008. .

Visi Prodia OHI adalah menjadi layanan kesehatan kerja terbaik dan terbesar, terdepan dan terkemuka dalam layanan kedokteran okupasi.

Misi kami adalah untuk menjadi layanan kesehatan kerja yang holistik dan komprehensif dengan kualitas lebih baik.

Untuk itu, Prodia OHI memiliki sejumlah unit pelayanan kesehatan untuk mendukung kebutuhan klien dalam memperoleh layanan kesehatan kerja dengan kualitas yang lebih baik. Kami memiliki 2 klinik kedokteran okupasi, 1 laboratorium okupasi, dan 1 laboratorium kesehatan masyarakat. Unit-unit tersebut adalah Prodia Occupational Health Centre (Prodia OHC) Jakarta di Menara Palma, Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan; Prodia OHC Jababeka yang terletak di jantung salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia, di Jababeka Cikarang; Laboratorium Toksikologi Industri (Prodia Industrial Toxicology Laboratory) di lokasi yang sama dengan Prodia OHC Jababeka; dan Laboratorium Kesehatan Pangan (Prodia Food Health Laboratory) di Sanur, Bali.

Lab Prodia IndTox telah diakui sebagai laboratorium terakreditasi ISO 17025 sejak tahun 2019 yang lalu, dan menyusul Prodia FHL saat ini telah menjadi lab terakreditasi ISO 17025.

6 Layanan Prodia OHI

Berbagai layanan yang ditawarkan Prodia OHI antara lain:

  1. Medical surveillance atau lebih dikenal sebagai medical check-up yaitu program pemeriksaan medis dan tes yang dirancang untuk mendeteksi dini gangguan kesehatan yang mungkin terjadi akibat pajanan di tempat kerja.
  2. Electronic Health Data Management (e-HDM) yang merupakan aplikasi berbasis web untuk menganalisis hasil pemeriksaan medis secara mandiri, serta mengelola upaya tindak lanjut setiap karyawan dan membantu manajemen untuk menyiapkan rencana strategis yang berkaitan dengan kesehatan karyawan. Ketersediaan aplikasi ini sangat terkait dan sangat membantu keseluruhan program pemeriksaan kesehatan pekerja. Manajemen atau dokter perusahaan dapat membandingkan data kesehatan individu dari waktu ke waktu.
  3. Factory clinic management yang merupakan layanan manajemen untuk klinik perusahaan (inhouse clinic) seperti penyediaan staf medis inhouse (seperti dokter dan perawat) berdasarkan kebutuhan klien. Staf medis kami akan siaga di lokasi operasional untuk memberikan layanan medis dan memastikan bahwa semua personel di lokasi memiliki akses ke perawatan medis dan darurat.
  4. Hazard identification and risk assessment (HIRA) atau identifikasi bahaya potensial dan penilaian risiko di tempat kerja. Di dalamnya merupakan layanan  environmental monitoring (ENM) monitoring lingkungan kerja. Tidak seperti tiga layanan pertama yang difokuskan pada pekerja, layanan khusus ini didedikasikan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan menilai lingkungan tempat kerja. Prodia IndTox Laboratorium merupakan unit bisnis yang memiliki kapabilitas untuk memberikan layanan ini.
  5. Layanan pemeriksaan keamanan pangan yang dilakukan oleh Prodia FHL sebagai bentuk dukungan untuk mencegah pangan terkontaminasi oleh cemaran biologi, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia sehingga aman untuk dikonsumsi.
  6. Spesific OH program akan mencakup sejumlah layanan yang dibuat khusus untuk memenuhi kebutuhan spesifik perusahaan Anda seperti program konservasi pendengaran atau skrining kesehatan mental di tempat kerja. Sampaikan kepada kami apa yang menjadi kebutuhan Anda, dan kami akan mencoba memberikan alternatif solusinya.

Keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi.

Merujuk pada organisasi kesehatan dunia (WHO), setiap tahunnya diperkirakan 600 juta orang di dunia menderita penyakit bawaan makanan setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi oleh mikroorganisme atau bahan berbahaya dan 420.000 di antaranya meninggal dunia. Di Indonesia, pemberitaan mengenai kasus keracunan makanan juga dapat kita temukan di beberapa daerah. Keadaan ini menunjukkan bahwa keamanan pangan merupakan salah satu isu sentral yang berkembang di tengah masyarakat global.

Rekomendasi