Kedelai Bisa Jadi Bahan Berharga untuk Perawatan Kanker Tulang

Penelitian terbaru mengungkap satu lagi manfat yang bisa diperoleh dari konsumsi makanan sehat ini. Penelitian yang dilakukan Washington State University (WSU) mengungkap bahwa kedelai mampu menjadi cara perawatan usai operasi bagi penderita kanker tulang.

Rizky Wahyu Permana
Oleh Rizky Wahyu Permana - Reporter
Kedelai Bisa Jadi Bahan Berharga untuk Perawatan Kanker Tulang
Ilustrasi kedelai. ©2019 Merdeka.com/Pixabay

Salah satu makanan kaya nutrisi yang biasa kita konsumsi sehari-hari adalah kedelai. Baik dalam bentuk tahu, tempe, susu kedelai, maupun bentuk lainnya, makanan berbahan kedelai merupakan suatu hal yang biasa kita konsumsi.

Beberapa tahun terakhir, sudah banyak penelitian yang membuktikan manfaat dari kedelai ini. Konsumsinya disebut mampu menurunkan risiko masalah kardiovaskular, obesitas, kanker, serta meningkatkan kesehatan tulang.

Dilansir dari Medical Xpress, penelitian terbaru mengungkap satu lagi manfat yang bisa diperoleh dari konsumsi makanan sehat ini. Penelitian yang dilakukan Washington State University (WSU) mengungkap bahwa kedelai mampu menjadi cara perawatan usai operasi bagi penderita kanker tulang.

Hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal Acta Biomaterialia ini dilaukan oleh profesor Susmita Bose dengan mahasiswanya, Naboneeta Sarkar. Diketahui bahwa pelepasan senyawa berbahan kedelai bisa bermanfaat untuk mengurangi sel kanker tulang serta membangun sel sehat serta menurunkan peradangan yang berbahaya.

"Tidak banyak penelitian di bidang senyawa obat alami ini pada perangkat biomedikal," terang Bose.

"Menggunakan pengobatan alami, seseorang bisa membuat perbedaan terhadap kesehatan manusia dengan efek samping yang sangat sedikit atau tidak sama sekali, walau hal ini masih perlu memperhatikan pengelolaan komposisi," sambungnya.

Pengobatan Paling Aman untuk Kanker Tulang

Selama ini, pengobatan yang dilakukan untuk kanker tulang lebih banyak berupa operasi dan kemoterapi. Sayangnya tindakan ini sering menyebabkan peradangan sehingga pemulihan menjadi lebih lambat.

Penggunaan kedelai ini bisa sangat membantu pasien menangani masalah yang muncul setelah operasi. Penggunaan kedelai dipilih karena mengandung isoflavon yang diketahui memperlambat pertumbuhan sel kanker tanpa menimbulkan efek samping ke tubuh. Kandungan ini juga diketahui mampu meningkatkan kesehatan tulang serta mencegah terjadinya osteoporosis.

Melalui percobaan, diketahui bahwa salah satu senyawa di kedelai bisa menurunkan sel kanker pada sampel hingga 90 persen setelah 11 hari. Dua kandungan lain diketahui bisa meningkatkan pertumbuhan dari sel tulang yang sehat.

Rekomendasi