Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Minum ASI jauhkan anak dari kelainan ADHD

Minum ASI jauhkan anak dari kelainan ADHD ilustrasi menyusui. ©2012 breastfeedingmomsunite.com

Merdeka.com - Semua orang tahu bahwa air susu ibu (ASI) penting untuk kesehatan bayi. Sebuah penelitian terbaru kembali memberikan bukti mengenai hal ini. Penelitian di Tel Aviv University menemukan bahwa anak yang minum ASI berkemungkinan lebih rendah terkena ADHD.

ADHD (atau Attention Deficit Hyperactive Disorders) adalah gangguan pemusatan perhatian yang ditandai dengan kurangnya kemampuan anak untuk memusatkan perhatiannya pada sesuatu. Biasanya kelainan ini disertai dengan perilaku hiperaktif dan impulsif. Selain itu, kelainan ini juga mengganggu perkembangan anak dalam hal kognitif, perilaku, komunikasi, maupun cara mereka bersosialisasi dengan lingkungan.

Dr Aviva Mimouni-Bloch mengamati anak-anak berusia 6 - 12 tahun di Schneider Children's Medical Center, Israel. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok yaitu anak yang memiliki ADHD, saudara anak yang memiliki ADHD, dan anak yang tak memiliki ADHD.

Beberapa penemuan yang didapatkan dari penelitian ini antara lain adalah anak yang tidak minum ASI selama satu tahun pertama kehidupan mereka lebih berisiko terkena ADHD dibandingkan anak yang minum ASI pada usia satu tahun awal, seperti dilansir oleh She Knows (24/07).

Selain itu, hanya 43 persen anak dengan ADHD yang menyusu ASI di usia tiga bulan, sementara 73 persen anak tanpa ADHD masih menyusu ASI di usia 3 bulan. Pada usia enam bulan, hanya 29 persen anak ADHD yang masih diberi ASI dibanding dengan 57 persen anak yang tidak mengalami ADHD.

Dr Mimouni-Bloch ingin melakukan penelitian lain yang fokus pada anak-anak dengan risiko tinggi terkena ADHD dan perkembangan mereka saat kanak-kanak untuk mendapatkan data yang lebih banyak dan jelas. (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP