Ini Penyebab Mengapa Tinja Mengambang dan Sulit untuk Disiram

Jumat, 1 Maret 2019 08:10 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Ini Penyebab Mengapa Tinja Mengambang dan Sulit untuk Disiram Ilustrasi buang air. shutterstock

Merdeka.com - Kadang kala, ketika kamu menyiram tinja di kloset namun kamu sadari kotoranmu tak segera tenggelam dan terus mengambang. Apa sih yang menyebabkan tinja menjadi bebal untuk disiram ini?

Walau hal ini tak umum terjadi, namun tinja yang sulit disiram ini sebenarnya bukanlah hal yang sangat aneh. Hal ini dapat disebabkan karena kondisi kotoran yang kita miliki.

"Tinja yang mengambang sebenarnya tak sepadat tinja yang tenggelam," jelas Dr. Neil Stollman, gastroentrologis, dilansir dari Men's Health.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dari New England Journal of Medicine menyebut bahwa hal ini disebabkan karena kandungan udara berlebih pada tinja. Stollman sendiri menyebut bahwa hal ini bisa disebabkan baik karena udara berlebih maupun karena lemak berlebih.

Kelebihan udara pada tinja bisa jadi disebabkan karena karbohidrat yang tak terserap sempurna. hal ini dapat muncul dari serat atau laktosa yang mengalami fermentasi di usus dan mengeluarkan gas.

Hal ini semakin rentan terjadi bila kamu inteloran pada laktosa atau baru mengonsumsi banyak susu dan serat secara bersamaan. Alkohol manis dan pemanis buatan juga dapat membuat tinja lebih banyak mengandung udara.

Jika tinjamu mengandung lebih banyak udara dan gas dibanding normal, hal ini dapat membuatnya lebih ringan sehingga akhirnya mengambang. Kelebihan lemak juga dapat menjadi penyebabnya terutama ketika kamu lebih banyak mengonsumsi makanan berlemak.

Ketika ususmu tak dapat menyerap seluruh lemak tersebut, hal tersebut akhirnya dikeluarkan lewat tinjamu. Namun kadang juga ada kondisi kesehatan yang lebih parah dapat ditunjukkan dari tinja yang mengambang ini.

Pada kasus yang lebih langka, tinja yang berlemak dan mengambang atau biasa disebut steatorrhea dapat menjadi signal bahwa tubuh dak mampu mencerna dan menyerap nutrisi seperti lemak. Hal ini biasa dikenal sebagai malabsorsi.

Jika ditemukan minyak juga muncul di klosetmu ketika buang air, pankreasmu juga mungkin tak mampu menyerap lemak. Minyak pada kotoran juga berarti bahwa bakteri dari usus kecil berkembang di luar bagian tersebut.

Tinja yang mengambang ini memang dapat menjadi sebuah masalah, namun pada banyak kasus hal ini normal belaka. Pasalnya, banyak orang memiliki tinja yang tak konsisten.

"Sangat sedikit orang yang memiliki perut dalam kondisi konsisten," jelas Dr. Stollman.

Sebagian besar masalah ini disebabkan hanya karena hal sepele seperti diet atau pengobatan. Namun jika hal ini terjadi secara berulang-ulang dan dalam jangka waktu tertentu maka sebaiknya kamu segera memeriksakan diri ke dokter. [RWP]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini