Ini Penyebab Mengapa Kadang Kita Merasa Gemas pada Bayi Hingga ingin Menggigitnya

Senin, 11 November 2019 00:16 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Ini Penyebab Mengapa Kadang Kita Merasa Gemas pada Bayi Hingga ingin Menggigitnya Ilustrasi bayi. ©2012 Merdeka.com/shutterstock/Max Bukovski

Merdeka.com - Pernahkah kamu merasa sangat gemas dengan bayi yang kamu temui hingga ingin meremas atau menggigitnya? Walau terkesan aneh, namun hal tersebut ternyata tidak hanya kamu alami sendiri.

Rasa gemas yang muncul ketika kamu melihat sesuatu yang menurutmu lucu atau menggemaskan ternyata bisa dijelaskan secara ilmiah. Dilansir dari Times of India, fenomena psikologis ini dikenal sebagai cute agression.

Pengertian terkait cute agression ini sebenarnya cukup luas dan tidak hanya sebatas rasa gemas pada sesuatu yang lucu saja. Hal ini bisa juga terjadi ketika kamu ingin menggigit pasangan atau teman tanpa alasan yang jelas.

Perilaku ini bisa juga disebut sebagai "social biting" yang sudah dilakukan sejak lama oleh leluhur kita. Berdasar penelitian psikologikal dari Yale University, keinginan untuk pura-pura menggigit atau meremas sesuatu yang kita anggap imut sejatinya merupakan reaksi neurokimia.

Berdasar penelitian tersebut, hal ini disebut sebagai cara otak untuk mencegah kita terlalu terbawa perasaan dan terganggu. Hal ini membantu membatasi emosi positif yang dialami seseorang setelah melihat bayi yang imut dan lucu agar tidak terlalu terbawa perasaan.

1 dari 1 halaman

Agresi Sebagai Pengalihan

Sederhananya, agresi yang kita tunjukkan pada bayi imut ini membantu kita untuk menghilangkan perasaan ingin merawat anak tersebut. Peneliti dari Yale, Oriana AragÃn menyebutnya sebagai perangkat untuk mengontrol ekspresi dimorfous.

Hal ini bisa jadi cara untuk mengatur dan membatasi emosi ketika diri kewalahan mengatasi perasaan tersebut. Ketika kamu merespons secara kebalikan dari perasaanmu (seperti ingin menggigit bayi), maka emosimu menjadi kembali seimbang.

Hal itu lah yang menjelaskan mengapa kamu ingin menggigit atau meremas anak yang lucu. Hal itu bukan jadi pertanda kamu orang agresif atau jahat namun cara tubuh untuk menyeimbangkan hormon di tubuh. [RWP]

Baca juga:
Nomophobia, Ketakutan yang Kamu Alami Ketika Takut Jauh dari Ponsel
Berkumpul Bersama Teman dan Keluarga Bisa Buat Seseorang Jadi Kebanyakan Makan
Puasa Dopamin, Tren Teknologi Baru yang Populer di Silicon Valley
Orang yang Memiliki Tato Punya Perilaku Lebih Impulsif

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini