Hati-hati, spray tan pun mampu menyebabkan kanker!
Merdeka.com - Spray tan merupakan cara instan untuk membuat warna kulit menjadi tampak lebih cokelat. Artis Agnes Monica pernah melakukan spray tan ini demi mendapatkan kulit yang terlihat eksotis. Namun para ahli memperingatkan bahwa spray tan cukup berbahaya dan mampu menyebabkan kanker.
Pada spray tan, terdapat bahan kimia aktif yang bernama dihydroxyacetone atau DHA yang mampu menyebabkan mutasi gen dan merusak DNA manusia. Para ahli kesehatan khawatir proses spray tan yang dilakukan seseorang membuatnya menghirup bahan kimia tersebut dan masuk ke dalam pembuluh darah.
"Bahan ini, di beberapa sel, bisa memicu kanker atau tumor," tutur Dr. Rey Panettieri dari University of Pennsylvania, seperti yang dikutip dari NY Daily News (14/06).
Panettieri dan kelima dokter lain khawatir akan bahaya spray tan setelah mengulas 10 penelitian sebelumnya yang membahas efek dari DNA. Meskipun seluruh studi tersebut tidak menggunakan manusia sebagai percobaan, namun DHA tampak menunjukkan bahayanya jika tertelan makhluk hidup.
"Apa yang kami khawatirkan bukan hasil dari pewarnaan spray tan, akan tetapi reaksi yang lebih dalam pada sel hidup yang mampu merubah DNA. Aku sendiri menganggap ini bisa memicu kanker paru-paru," demikian menurut Dr. Lynn Goldman dari George Washington University.
Para ahli kemudian menyarankan apabila masyarakat ingin melakukan spray tan, maka sebaiknya mereka melindungi bagian mata, hidung, dan mulutnya. Namun berjemur di bawah sinar matahari dianggap jauh lebih aman dan alami jika memang seseorang ingin membuat warna kulitnya menjadi lebih cokelat eksotis.
Cara lain untuk mewarnai kulit sebenarnya juga ada yang disebut dengan tanning indoor. Akan tetapi tanning indoor juga disebut-sebut cukup berbahaya dan mampu menyebabkan kanker kulit. (mdk/riz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya