Hati-hati, sering berdehem bisa merusak pita suara
Merdeka.com - Berdehem untuk membersihkan tenggorokan tampaknya hal wajar yang sering dilakukan oleh semua orang. Namun tanpa disadari, kebiasaan ini ternyata bisa memberikan efek negatif pada tenggorokan dan pita suara.
Dr Brian Rotskoff dari Vralitin Allergy Centre di Chicago mengatakan bahwa kebiasaan berdehem bisa merusak tenggorokan dan pita suara jika tidak segera dirawat. Jika seseorang secara terus-menerus sering berdehem untuk membersihkan tenggorokan mereka lebih dari tiga bulan, kondisi ini bisa menjadi lebih parah. Hal ini bahkan bisa membuat seseorang kehilangan pita suaranya.
Uniknya, berdehem juga bisa dimulai sebagai kebiasaan. Jika seseorang sering berdehem untuk membersihkan tenggorokan, lambat laun mereka akan merasa harus membersihkan tenggorokan mereka dengan berdehem sepanjang waktu. Dr Rotskoff telah sering menemui orang yang bermasalah dengan tenggorokan dan pita suara karena terlalu banyak berdehem.
"Membersihkan tenggorokan dengan berdehem adalah gejala, bukan kondisi. Hal ini seperti kebiasaan mendengkur yang kronis. Meski tak menyakitkan, orang di sekitar Anda yang akan terkena imbasnya," ungkap Rotskoff, seperti dilansir oleh Daily Mail (01/03).
Biasanya kebiasaan berdehem diawali ketika seseorang mengalami batuk atau influenza. Setelah itu mereka seolah terus merasakan rasa gatal dan mengganjal di daerah tenggorokan. Biasanya berdehem juga merupakan refleks seseorang ketika mereka mengalami stres.
Meski begitu, terus-terusan berdehem bisa melukai tenggorokan dan menyebabkan peradangan. Jika diteruskan ini bisa memberikan dampak permanen berupa kerusakan pada pita suara dan tenggorokan. Jadi, lain kali hati-hati jika Anda memiliki kebiasaan berdehem untuk membersihkan tenggorokan. (mdk/kun)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya