Berada di alam terbuka tingkatkan kreativitas
Merdeka.com - Kapan terakhir kali Anda berada di alam terbuka, ke hutan misalnya? Kebanyakan orang saat ini hanya berkutat dengan rutinitas yang sama. Melihat gedung, jalanan, trotoar, komputer, kantor, atau hal lainnya. Jarang sekali mereka bisa menghabiskan waktu berada di alam terbuka untuk menikmati indah alam yang natural.
Padahal berada di alam terbuka tak hanya bisa membantu mengurangi rasa penat dan menyegarkan pikiran, tetapi juga meningkatkan kreativitas.
Hal tersebut ditemukan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLOS One. Penelitian ini menunjukkan bahwa menghabiskan empat hari di alam terbuka, tak menyentuh benda-benda elektronik sama sekali, bisa meningkatkan kreativitas hingga 50 persen.
"Berinteraksi dengan alam adalah salah satu hal yang menyehatkan. Berada di alam terbuka bisa menyembuhkan diri Anda yang sehari-hari hanya berada di ruangan tertutup dan di depan komputer," ungkap peneliti David Strayer dari University of Utah, seperti dilansir oleh Huffington Post (16/12).
Penelitian ini mengamati 56 orang berusia 28 tahun. Mereka diminta melakukan pendakian ke Colorado, Maine, Alaska, dan Washington selama sekitar empat sampai enam hari. Mereka tak diperbolehkan menggunakan alat elektronik atau apapun. Setelah itu, para partisipan menjalani tes kreativitas sebelum dan sesudah menjalani pendakian.
Peneliti menemukan bahwa hasil tes kreativitas setelah melakukan pendakian lebih tinggi hingga 50 persen dibanding sebelum pendakian. Meski bekum mengetahui penyebabnya, namun peneliti berasumsi bahwa hal ini dikarenakan warna hijau yang ada di alam.
Sebuah penelitian di jurnal Personality and Social Psychology Bulletin menunjukkan bahwa melihat warna hijau mampu meningkatkan kreativitas dan daya imajinasi seseorang dibandingkan dengan melihat warna putih. (mdk/kun)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya