Bakteri dalam usus tentukan kesehatan manusia sejak bayi
Merdeka.com - Bakteri dalam usus mungkin bukan hal yang besar bagi setiap orang. Namun faktanya, bakteri dalam usus ternyata memiliki pengaruh yang penting, bahkan bisa berimbas pada risiko kesehatan, berat badan, hingga keadaan kesehatan Anda seumur hidup.
Meski begitu, sayangnya penelitian ini tak menunjukkan apakah anda bisa mengubah jenis bakteri dalam usus untuk memperbaiki kesehatan. Peneliti hanya menyarankan agar Anda melakukan tes feses untuk mengetahui bakteri dalam usus setiap tahunnya.
Peneliti menemukan hal ini dalam penelitian yang cukup lama terhadap beberapa lusin partisipan. Mereka tak menemukan adanya perubahan pada jenis bakteri dalam usus manusia selama bertahun-tahun. Meski begitu, perubahan terlihat pada wanita yang kehilangan berat badan secara tiba-tiba.
"Penelitian ini mengungkap bahwa mayoritas bakteri dalam tubuh individu bertahan dalam jangka waktu yang lama. Tak hanya itu, koloni bakteri dalam tubuh juga berpotensi membentuk banyak aspek biologis dalam diri manusia," ungkap peneliti Jeffrey Gordon dari Washington University, seperti dilansir oleh NBC News (04/07).
Hasil ini ditemukan peneliti setelah mengamati 37 orang Amerika selama lima tahun. Mereka menemukan bahwa setiap orang memiliki populasi bakteri yang unik dan berbeda. Namun kesamaan spesies bakteri bisa dilihat pada orang yang berhubungan keluarga.
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa mayoritas bakteri dalam usus stabil mulai masa bayi hingga dewasa. Bakteri ini bisa mempengaruhi berat badan serta mempengaruhi penyakit apa yang bisa menimpa manusia.
Meski begitu, peneliti perlu melakukan percobaan lebih lanjut untuk mengetahui jenis bakteri apa yang bisa meningkatkan kesehatan pada manusia. Selain itu, ilmuwan juga akan meneliti apakah bakteri dalam usus bisa diubah untuk membantu menurunkan berat badan serta kesehatan seseorang. (mdk/kun)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya