Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Hal Terkait Makan yang Harus Diperhatikan untuk Menghindari Jet Lag

5 Hal Terkait Makan yang Harus Diperhatikan untuk Menghindari Jet Lag ilustrasi jet lag. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketika usai bepergian menggunakan pesawat dengan waktu perjalanan yang lama, sering kali kita mengalami jet lag. Kondisi jet lag membuat kita tidak nyaman dan sedikit limbung dalam menjalani aktivitas.

Untuk menghindari masalah jet lag ini, kamu bisa mengubah jam dan pola tidur kamu. Namun kamu juga bisa mengubah pola makan dan jenis makanan yang kamu konsumsi untuk menyiasati masalah jet lag ini. Dilansir dari Medical Daily, berikut sejumlah hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah dan mengatasi timbulnya jet lag.

1. Perhatikan Waktu Makan

Mulai biasakan untuk mengubah jam makan mengikuti waktu di tempat yang bakal kamu tuju. Jennifer Vimbor, pakar diet dari Chicago Nutrisionist menyebut bahwa hal ini dapat membantu mengatur ritme circadian.

"Waktu tubuhmu bakal merasa bahwa sekarang masih jam 4 pagi di New York, namun sekarang sudah waktunya untuk sarapan di London. Sebaiknya segera makan," jelasnya.

Untuk melakukan hal ini di pesawat, kamu bisa berpesan pada pramugari untuk memberimu makan sesuai dengan jam yang kamu tuju.

2. Konsumsi Buah Berry

Stroberi atau blueberry dapat menjadi buah-buahan yang sarat dengan serat dan cocok dikonsumsi selama perjalanan karena memenuhi kebutuhan cairanmu. Kamu dapat mengonsumsinya selama penerbangan atau setelah kamu mendarat di lokasi tujuanmu.

Selain itu, buah-buahan berry juga kaya dengan antioksidan yang mampu menghilangkan inflamasi yang berhubungan dengan perjalanan jangka panjang. Gojiberry secara khusus juga baik dikonsumsi karena mampu meningkatkan kualitas tidur.

3. Jangan Mengonsumsi Makanan Cepat Saji

Walaupun jenis makanan ini paling aman, mudah dicari, dan harganya cukup terjangkau, namun sebaiknya kamu menghindarinya ketika bepergian. Jenis makanan ini cenderung memiliki kandungan garam dan keju yang tinggi serta dapat berkontribusi pada dehidrasi dan rasa mual.

"Makanan dengan kandungan gula dan lemak yang tinggi cenderung lebih sulit dicerna dan sebaiknya dihindari sebelum tidur, bahkan tidak hanya sebelum kamu terbang," jelas Peter Eastwood, pakar tidur dan profesor dari University of Western Australia.

4. Makanan Berprotein

Pilihan paling sehat untuk makan siang dan makan malam adalah mengonsumsi makanan yang kaya dengan protein dan karbohidrat. Quinoa merupakan sumber protein yang lengkap dan memimiliki kandungan esensial dari asam amino.

Superfood berbasis tanaman ini merupakan sumber serat yang kaya dan mampu mempertahankan tingkat energi. Selain itu, makanan ini juga mudah dicerna sehingga sangat sempurna untuk dikonsumsi setelah mendarat.

5. Batasi Jumlah Kafein

Ketika bepergian, sangat dilanjutkan untuk mengonsumsi lebih banyak air, namun jangan berlebihan dengan mengonsumsi kopi atau minuman berenergi. Para ahli merekomendasikan kamu untuk menghindari konsumsi minuman berkafein setelah jam 12 siang karena dapat mempengaruhi tidur malammu.

"Dibutuhkan waktu antara enam hingga delapan jam untuk mencerna kafein hingga akhirnya tidak dirasakan efeknya sama sekali," jelas Dana Hunnes, pakar diet di Ronald Regan-UCLA Medical Center.

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP