Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

4 Bahan aditif di dalam keju yang harus diwaspadai

4 Bahan aditif di dalam keju yang harus diwaspadai Ilustrasi keju. ©2013 Merdeka.com/shutterstock.com/Manuel Alvarez

Merdeka.com - Keju merupakan salah satu makanan hasil olahan dari susu yang memiliki banyak penggemar. Oleh karena itu saat ini banyak produsen makanan yang memproduksi keju secara masal.

Namun, sebagai konsumen Anda harus waspada terhadap bahan aditif yang ada di dalam keju. Berikut adalah bahan aditif yang ada di dalam keju kemasan seperti dilansir dari abcnews.

Selulosa

Selulosa sebenarnya berasal secara alami dari tanaman. Zat ini ditambahkan ke dalam adonan keju agar ketika dikemas, keju tidak saling menempel dengan mudah. Namun terkadang di dalam bubuk selulosa ditambah pemutih klorin dan zat asam.

Pewarna kuning

Pewarna kuning ditambahkan ke dalam adonan keju agar keju mempunyai warna yang menarik. Namun bahan pewarna kimia ini juga dapat membahayakan, oleh karena itu salah satu perusahaan keju ternama mulai menghapus penggunaan pewarna makanan ini sejak bulan Oktober tahun 2013.

Karagenan

Karagenan ini mempunyai fungsi untuk merangsang produksi bakteri di dalam keju agar berlangsung dengan lebih cepat. Namun zat ini mampu memperburuk gejala alergi, peradangan, dan masalah pencernaan lainnya.

Inulin

zat ini mampu menyebabkan masalah pencernaan seperti gas, kembung, dan diare yang parah.

Bahan kimia di dalam keju mampu merusak kebaikan dan manfaat alami keju bagi kesehatan. oleh karena itu berhati-hatilah dengan bahan kimia ini.

 

(mdk/feb)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP