Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

3 Mitos tentang nutrisi ini ternyata salah!

3 Mitos tentang nutrisi ini ternyata salah! Ilustrasi makanan organik. ©shutterstock.com/daffodilred

Merdeka.com - Ada begitu banyak informasi tentang nutrisi yang berkembang di masyarakat. Informasi itu pada awalnya hanyalah mitos namun lama-kelamaan dipercayai oleh masyarakat termasuk Anda. Padahal nyatanya mitos tersebut salah.

Inilah 3 mitos tentang nutrisi yang selama ini Anda percayai namun pada kenyataannya adalah salah.

Puasa baik untuk pencernaan Anda

Puasa atau hanya mengonsumsi jus buah selama sehari untuk proses detoksifikasi malah akan membatasi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Jadi apabila Anda menginginkan pencernaan yang sehat, konsumsilah makanan sehat secara seimbang.

Makanan organik lebih bernutrisi

Banyak pihak yang mengatakan bahwa makanan organik lebih memiliki banyak nutrisi dibandingkan dengan makanan yang tumbuh secara konvensional. Memang, makanan yang ditanam dengan cara konvensional mempunyai kandungan pestisida yang lebih tinggi dibandingkan dengan makanan organik yang ditanam dengan pupuk alami. Namun ternyata hanya 1 nutrisi yaitu fosfor yang lebih tinggi yang terdapat di dalam produk organik dibandingkan dengan yang tumbuh secara konvensional.

Microwave dapat meningkatkan resiko kanker

Oven panas atau radiasi yang dihasilkan oleh microwave dianggap dapat meningkatkan resiko kanker. Namun seperti dilansir dari appforhealth.com, yang benar adalah penggunaan wadah plastik yang mengandung BPA dapat menyebabkan kanker. Hal ini terjadi karena terkadang ada beberapa wadah plastik yang dikatakan dapat dipanaskan langsung di dalam microwave. Pemanasan plastik BPA inilah yang dapat menyebabkan kanker.

Jadi sebelum mempercayai informasi yang beredar, lebih baik Anda mempelajarinya terlebih dahulu karena bisa jadi informasi tersebut hanyalah mitos. (mdk/feb)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP