MERDEKA.COM » REPORTER » ANISYAH AL FAQIR

Anisyah Al Faqir adalah jurnalis lulusan UIN Sunan Gunung Jati Bandung. Dia aktif di kegiatan korps sukarelawan Palang Merah Indonesia semasa kuliah. Di merdeka.com, Anisyah kenyang meliput politik dan dinamika saat Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 lalu. Kini dia bertugas di Liputan Khusus.

210 berita dan foto

    Kepercayaan itu dipegang Rudi. Dia bekerja maksimal. Tak ingin ada kesalahan dan menjalankan tugas sesuai dengan aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

    Belum ada bantuan apapun dari pemerintah untuk suaminya. Termasuk kantor KPU setempat. Selain rekan sesama petugas TPS, Lurah Koja sempat datang membesuk.

    Suasana sore itu memang cukup tegang. Takut suara hitung cepat berubah seiring bertambahnya sampel yang masuk. Tetapi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memastikan semua tim yang hadir menikmati rangkaian proses demokrasi.

    Etika dalam proses penyelenggara jadi salah satu kunci keberhasilan pemilu di berbagai tingkatan. Sebab, tak sedikit petugas penyelenggara pemilu memiliki kecenderungan politik dan tidak bersikap profesional.

    Satu per satu persiapan pemungutan dan penghitungan suara telah dirampungkan. Berbagai kebutuhan logistik, anggaran, petugas penyelenggara di tingkat TPS sudah terbentuk.

    Sc merupakan pasien pengidap skizofrenia dan sedang menjalani serangkaian perawatan. Walau dengan kondisi begitu, perempuan 22 tahun tersebut mengaku ingin menggunakan hak suaranya di Pemilu pada 17 April 2019 nanti.

    Sosialisasi berjalan sangat aktif. Pasien ODGJ ini terlihat antusias. Cukup membuat para petugas KPUD kewalahan diberondong banyak pertanyaan.

    Ada saja hal membuat dia harus bolak-balik ke rumah yang sama. Mulai dari rumahnya kosong, orang dicari tidak ada, dan sebagainya. Tjun bahkan harus sampai 3-4 kali datang agar bisa bertemu dengan tuan rumah.

    Kubu pasangan capres dan cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi, menemukan ada 25 juta DPT ganda dari 137 juta pemilih. Bahkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mendapati 2 juta pemilih ganda. Sementara KPU meyakini jumlah DPT ganda tidak lebih dari 2 persen.

    Hasrat Bobby untuk masuk dunia politik sudah diperkirakan Jokowi sebelumnya. Bobby seperti mencoba mengambil kesempatan itu di Pilpres 2019. Banyak upaya dilakukan untuk menjamin kemenangan Jokowi-Ma'ruf di wilayahnya. Untuk peran satu ini, kabarnya mendapat dia mendapat amanah khusus dari Jokowi.

    Perasaan Jokowi tidak salah. Bobby segera mengambil kesempatan itu. Bukan sebagai politis, namun mengambil peran dan ikut berperang memenangkan ayah mertuanya tersebut. Dia memilih ikut membentuk dan menjadi dewan penasihat simpul relawan Jokowi di Sumatera Utara.

    Tercatat sudah enam bulan kursi wakil gubernur DKI Jakarta kosong usai ditinggalkan Sandiaga Uno berlaga di Pilpres 2019. Selama itu pula Anies bekerja sendiri mengurus segudang masalah di DKI. Mulai dari urusan sampah, banjir sampai berbenah menata Jakarta agar semakin dicintai warga.

    Dalam berbagai hal perempuan adalah marketing terbaik dibandingkan laki-laki. Termasuk dalam dunia politik. Mereka biasanya lebih fanatik terhadap kandidat peserta pemilu. Fanatisme ini tak terbatas dalam konteks positif dan negatif.

    Sadar ada di kandang lawan, Yani dan Evi mengambil cara aman. Tidak terang-terangan mengajak warga memilih Jokowi. Sebelum keliling kampung, mereka melakukan riset lebih dulu. Memastikan tiap rumah mereka datangi bukan pendukung fanatik Prabowo.

    Keterlibatan banyak emak-emak dalam politik tidak lepas dari hadirnya media sosial. Itu menjadi pemicu. Mereka tak mau hanya berpangku tangan. Berdiam diri menyaksikan dinamika politik. Apalagi bagi mereka pendukung pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

    Membaca Arah Masa Depan Garbi. Ide tentang Arah Baru Indonesia (ABI) bukan muncul seketika. Telah didiskusikan sejak pemilu 2014. Saat Anis Matta masih menjabat sebagai Presiden PKS. Anis tak sendiri. Ada Fahri Hamzah, Mahfudz Siddiq, Jazuli Juwaini, Sukamta, Mahfudz Abdurahman dan alamarhum Taufik Ridlo.

    Perpecahan Dalam Tubuh PKS. Tahun 2015, Anis lengser sebagai Presiden PKS. Lalu digantikan Sohibul Iman dengan ditunjuk langsung Ketua Dewan Majelis Syuro Habib Salim Segaf. Upaya bersih-bersih pengurus loyalis Anis pun dimulai.

    Ramai-Ramai Gabung Garbi. Nyatanya konflik di tubuh PKS tidak hanya itu. Hampir di setiap daerah ada saja masalahnya. Penyelesaian konflik dengan berbagai pendekatan telah dilakukan. Perselisihan di Bali pun ingin diselesaikan secara kekeluargaan.

    Sokongan Menteri Perkuat Alumni Untuk Jokowi. Deklarasi alumni SMA se-Jakarta pun sukses terselenggara dengan meriah. Lagi-lagi Jokowi turut hadir dalam acara yang dihelat di Istora Senayan. Ribuan peserta deklarasi pun memutihkan acara dengan kompak menggunakan kaos berwarna putih.

    Pertemuan awal kediaman Dede pertengahan tahun 2018 lalu. Empat sekawan ini memang fans berat Jokowi. Berada dalam pandangan politik yang sama. Mereka tahu banyak temannya juga mendukung Jokowi tapi bergerak sendiri.

 1  2  3  4  5  6  7    >>|