Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Data Kemenhub: Kemacetan Jakarta Sebabkan Kerugian Rp65 Triliun per Tahun

Data Kemenhub: Kemacetan Jakarta Sebabkan Kerugian Rp65 Triliun per Tahun Kemacetan Jakarta. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Data Kementerian Perhubungan mencatat kemacetan di ibu kota membuat DKI Jakarta mengalami kerugian hingga Rp65 triliun per tahun. Tak hanya Jakarta, kemacetan di Semarang, Surabaya, Bandung, Medan dan Makassar juga mengalami kerugian yang totalnya mencapai Rp12 triliun per tahun.

Kasubdit Pendanaan dan Pengawasan Angkutan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Ghoefron Koerniawan mengatakan, ada banyak hal yang sia-sia saat terjadi kemacetan. Misalnya bahan bakar yang terbuang tanpa menghasilkan perpindahan atau perjalanan.

"Memang dari kemacetan banyak bahan bakar terbuang tapi dia tidak menghasilkan perjalanan, artinya terganggu di situ," kata Ghoefron di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (27/6).

Bahan bakar yang digunakan kendaraan pun berubah menghasilkan emisi. Lalu menjadi polusi dan menimbulkan penyakit bagi orang-orang. "Banyak emisi keluar di mana-mana kemudian menyebabkan orang sakit, biaya perawatan dan sebagainya," kata dia.

Kendaraan Lebih Cepat Rusak

Konsekuensi lainnya, kemacetan mengakibatkan kendaraan jadi lebih cepat rusak dari waktu yang semestinya. Akibatnya pemilik kendaraan harus mengeluarkan uang untuk biaya perawatan.

"Pengeluaran biaya-biaya tadi dikumulatifkan dan sejumlah lembaga sudah menghitung se- Jabodetabek itu per tahun Rp65 triliun uang hilang yang terbakar akibat macet itu. Jadi kecelakaan, biaya rumah sakit, perawatan kendaraan, jadi sebesar itu," tuturnya.

Untuk itu, pemerintah sekarang ini tengah fokus membangun transportasi umum publik massal yang baik demi mengatasi kemacetan. Tentunya sekaligus mengurangi emisi karbon yang dihasilkan kendaraan.

"Sehingga kemacetan berkurang kemudian emisi juga berkurang dan efek-efek berikutnya itu yang bisa kita hemat untuk membangun yang lebih baik dan alokasi yang bermanfaat buat masyarakat," kata dia mengakhiri.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP