"Tahlilan" muslimin Bosnia

Mereka menghabiskan malam-malam penghujung Ramadan dengan berdoa dan memuji Tuhan dan Nabi Muhammad.

Djoko Poerwanto
Oleh Djoko Poerwanto - Editor
"Tahlilan" muslimin Bosnia
Seorang muslim melihat ke cermin sambil menata peci bersiap mengikuti "tahlilan" pada malam-malam ganjil penghujung Ramadan, yang diyakini salah satunya sebagai Lailatul Qodr, di Mesudija tekke kota Kacuni, 50 kilo utara Sarajevo, Bosnia (15/08). REUTERS/Dado Ruvic
1 dari 5 halaman
"Tahlilan" muslimin Bosnia
Muslimin Bosnia mengikuti "tahlilan" pada malam-malam ganjil penghujung Ramadan, yang diyakini salah satunya sebagai Lailatul Qodr, di Mesudija tekke kota Kacuni, 50 kilo utara Sarajevo, Bosnia (15/08). REUTERS/Dado Ruvic
2 dari 5 halaman
"Tahlilan" muslimin Bosnia
Muslimin Bosnia mengikuti "tahlilan" pada malam-malam ganjil penghujung Ramadan, yang diyakini salah satunya sebagai Lailatul Qodr, di Mesudija tekke kota Kacuni, 50 kilo utara Sarajevo, Bosnia (15/08). Mereka menghabiskan malam-malam penghujung Ramadan dengan berdoa dan memuji Tuhan dan Nabi Muhammad serta mendoakan keluarga yang telah meninggal. REUTERS/Dado Ruvic
3 dari 5 halaman
"Tahlilan" muslimin Bosnia
Muslimin Bosnia mengikuti "tahlilan" pada malam-malam ganjil penghujung Ramadan, yang diyakini salah satunya sebagai Lailatul Qodr, di Mesudija tekke kota Kacuni, 50 kilo utara Sarajevo, Bosnia (15/08). Mereka menghabiskan malam-malam penghujung Ramadan dengan berdoa dan memuji Tuhan dan Nabi Muhammad serta mendoakan keluarga yang telah meninggal. REUTERS/Dado Ruvic
4 dari 5 halaman
"Tahlilan" muslimin Bosnia
Muslimin Bosnia mengikuti "tahlilan" pada malam-malam ganjil penghujung Ramadan, yang diyakini salah satunya sebagai Lailatul Qodr, di Mesudija tekke kota Kacuni, 50 kilo utara Sarajevo, Bosnia (15/08). Mereka menghabiskan malam-malam penghujung Ramadan dengan berdoa dan memuji Tuhan dan Nabi Muhammad serta mendoakan keluarga yang telah meninggal. REUTERS/Dado Ruvic
5 dari 5 halaman
"Tahlilan" muslimin Bosnia
Muslimin Bosnia mengikuti "tahlilan" pada malam-malam ganjil penghujung Ramadan, yang diyakini salah satunya sebagai Lailatul Qodr, di Mesudija tekke kota Kacuni, 50 kilo utara Sarajevo, Bosnia (15/08). Mereka menghabiskan malam-malam penghujung Ramadan dengan berdoa dan memuji Tuhan dan Nabi Muhammad serta mendoakan keluarga yang telah meninggal. REUTERS/Dado Ruvic
Rekomendasi