Selama Ramadan petugas medis nonmuslim dimaksimalkan

Gubernur Sulbar menegaskan hal ini tidak berarti meniadakan tugas perawat muslim.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Selama Ramadan petugas medis nonmuslim dimaksimalkan
Ilustrasi suster. ©2012 Merdeka.com

Gubernur Sulawesi Barat, Anwar Adnan Saleh meminta kepada pimpinan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulbar, untuk mengubah jadwal shift selama Ramadan dengan memaksimalkan petugas medis nonmuslim.Hal ini dilakukan supaya petugas medis muslim bisa menjalankan ibadah salat tarawih, dengan tidak mengurangi kualitas layanan perawatan dari rumah sakit."Selama ramadan ini petugas medis seperti perawat nonmuslim, harus dimaksimalkan melayani pasien di RSUD Regional Sulbar," kata Anwar di Mamuju, Jumat (27/7).Seperti dilansir Antara, tidak hanya pada Ramadan, diharapkan perubahan jadwal shift juga berlaku hingga beberapa hari setelah perayaan Idul Fitri. Supaya masyarakat yang berobat tidak kecewa dengan pelayanan rumah sakit."Manajemen RSUD Sulbar harus menugaskan perawat, atau petugas medis dari kalangan nonmuslim untuk melayani pasien selama liburan Idul Fitri 1433 Hijriyah. Supaya pelayanan kepada pasien tetap berjalan maksimal," lanjutnya.Anwar menegaskan, bukan berarti hal ini meniadakan tugas perawat muslim. Dirinya hanya meminta supaya manajemen rumah sakit mengoptimalkan perawat nonmuslim selama Ramadan dan Idul Fitri.

Rekomendasi