Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Khasiat pohon 'pacar' di mata Rasulullah

Khasiat pohon 'pacar' di mata Rasulullah Pohon inai. ©istimewa

Merdeka.com - Pohon inai selama ini lebih dikenal sebagai bahan baku pembuat pacar atau pewarna kuku khas orang arab. Di balik keidahannya itu, banyak yang tidak mengetahui bahwa pohon inai mempunyai fungsi sebagai obat koreng.

Alkisah di zaman Rasulullah SAW, ada seorang lelaki yang mempunyai penyakit borok dibeberapa ruas jari kakinya. Saking tidak kuatnya menahan sakit, lelaki itu mengadakan sayembara. Dalam sayembaranya, lelaki itu sesumbar jika ada yang bisa menyembuhkan penyakitnya akan diberikan mahar sebagai imbalannya.

Sayembara itu langsung menyebar luas ke masyarakat. Gaung pun bersambut, salah satu wanita yang mengetahui sayembara itu lantas menganjurkan lelaki tersebut menggunakan pohon inai sebagai obatnya. Caranya dengan meminum air daun pohon inai selama sepuluh hari.

Lantaran rasa yang tidak enak, lelaki itu tak lantas menuruti resep si wanita tadi. Namun demi kesembuhan penyakitnya, lelaki tersebut terpaksa meminum air daun pohon inai dengan lebih dulu meredamnya agar rasa pahit air rebusan daun pohon inai sedikit hilang.

Tanpa disangka, setelah mengikuti resep wanita itu, penyakit borok yang diderita lelaki itu sembuh. Sebagai imbalan, dia pun memberikan uang yang dijanjikannya.

Cerita ini bukan tanpa mendasar, dalam hadist Tirmidzi di riwayatkan bahwasannya saat menderita luka koreng atau borok, Nabi Muhammad SAW juga menggunakan pohon inai sebagai obatnya. Hadist itu ditulis Tirmidzi setelah mendengar kesaksian pembantu nabi, Ummu Rafi'. "Jika Nabi menderita borok atau infeksi jari, beliau membubuhkan inai di atas lukanya," kata Tirmidzi dalam haditsnya dikutip dari buku pintar kedokteran nabi karya Ibnu Qayyin al-jauziyah, hal 122.

Dalam buku ini pun dijelaskan, selain dapat mengobati luka koreng atau borok, beberapa penyakit juga dapat disembuhkan dengan pohon inai. "Inai dapat dijadikan cream untuk memperhalus dan memperkuat jari-jari. Inai yang dicampur mentega dapat digunakan untuk membalut tumor ganas yang mengalirkan residu kuning," demikian tulis buku pintar kedokteran nabi karya Ibnu Qayyin al-jauziyah terbitan PT Fathan Prima Media, hal 123. (mdk/gib)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP