• اِنَّا قَدْ اُوْحِيَ اِلَيْنَآ اَنَّ الْعَذَابَ عَلٰى مَنْ كَذَّبَ وَتَوَلّٰى

    48. Innā qad ūḥiya ilainā annal-‘ażāba ‘alā man każżaba wa tawallā.

    Sungguh, telah diwahyukan kepada kami bahwa siksa itu (ditimpakan) pada siapa pun yang mendustakan (ajaran agama yang kami bawa) dan berpaling (tidak mempedulikannya).”

Sumber: Kementrian Agama Republik Indonesia