Pasarkan Black Rocks Golf Belitung, PT Belitung Golf and Resorts gandeng PROJEK

T Belitung Golf and Resorts menggandeng aplikasi pemasaran online pertama di Indonesia yaitu PROJEK dan 7 Master Franchise agen properti yaitu CENTURY 21, ERA, HARCOURTS, LJ HOOKER, PROMEX, REMAX, dan RAY WHITE.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Pasarkan Black Rocks Golf Belitung, PT Belitung Golf and Resorts gandeng PROJEK
Black Rocks Golf Belitung. Istimewa ©2018 Merdeka.com

PT Belitung Golf and Resorts, yang merupakan anak usaha dari PT Intra GolfLink Resorts (IGR) dan PT Putra Ciptawahana Sejati (Ranati) mengembangkan proyek Black Rocks Golf Belitung yang berlokasi di Kawasan Pariwisata Desa Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Lokasi tepatnya berada di sisi Pantai Tanjung Tinggi, yang merupakan lokasi pengambilan gambar film Laskar Pelangi, yang saat ini terkenal juga sebagai Pantai Laskar Pelangi.

Direktur Utama PT Belitung Golf and Resorts, Suprapto Pegeng mengatakan, Black Rocks Golf Belitung merupakan proyek properti yang memiliki keunikan tersendiri karena memadukan lapangan golf dengan perumahan eksklusif dan premium. Selain itu, lokasi ini perumahan ini dimanjakan dengan indahnya pemandangan alam yaitu bebatuan granit dan danau natural seluas 30 Hektar serta pantai pasir putih sepanjang 2,5 km. Terletak di kawasan turis Pantai Laskar Pelangi dengan jarak tempuh perjalanan +40 menit dari kota Jakarta.

"Proyek Black Rocks Golf Belitung memiliki total luas lahan 100 hektar. Perinciannya, 70 hektar untuk lapangan golf dan driving range, 5 hektar untuk Golf Club House dan Hotel 4 Star, 25 hektar untuk 7 Cluster Residential Villa Mewah sebanyak 300 unit. Untuk lapangan golf, ini merupakan lapangan golf ketiga yang dibangun setelah Palm Hill Golf Club di Bogor dan New Kuta Golf di Bali," jelas Suprapto Pegeng dikutip dari keterangannya di Jakarta, Selasa (13/3).

Untuk mempercepat pemasaran Black Rocks Golf Belitung, PT Belitung Golf and Resorts menggandeng aplikasi pemasaran online pertama di Indonesia yaitu PROJEK dan 7 Master Franchise agen properti yaitu CENTURY 21, ERA, HARCOURTS, LJ HOOKER, PROMEX, REMAX, dan RAY WHITE. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan di Damai Indah Golf, Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Selasa (13/3).

"Kami optimis dengan menggandeng PROJEK dan 7 Master Franchise bisa mempercepat penjualan proyek Black Rocks Golf Belitung karena PROJEK dan 7 Master Franchise memiliki jaringan pemasaran yang sangat luas dan telah sukses memasarkan banyak proyek properti," papar Suprapto Pegeng.

Suprapto Pegeng mengatakan, konsep pengembangan Black Rocks Golf Belitung adalah kawasan pariwisata berkonsep resort dalam satu kawasan yang saling terintegrasi dengan berbagai fasilitasnya guna memenuhi kebutuhan masyarakat modern, dinamis dengan memadukan pemandangan alam yaitu bebatuan granit, danau natural dan pantai pasir putih sepanjang 2,5 km. PT Belitung Golf and Resorts memasarkan tanah kavling untuk dibangun Villa.

"Tipe Villa tidak dibatasi secara khusus dan diserahkan kepada pembeli hanya dengan perkecualian, tinggi bangunan maksimum untuk 2 lantai saja dan tidak wall to wall. Ukuran luas kavling terkecil mulai dari 300 m2 hingga yang terbesar 1.587 m2. Harga ditawarkan mulai dari Rp750.000.000 atau ±Rp2.500.000 /m2," ungkap Suprapto Pegeng seraya mengatakan cara pembayaran yang disediakan oleh developer dapat dilakukan secara cash dan angsuran langsung ke developer dengan DP 20 persen dan sisanya diangsur 24 X.

Founder PROJEK dan PROVIZ yang juga bertindak sebagai konsultan pemasaran Black Rocks Golf Belitung, Andy K Natanael mengatakan, ada 2 keunggulan yang dimiliki proyek Black Rocks Golf Belitung. Pertama, kawasan hunian (kavling) posisinya strategis dan merupakan lokasi premium di pesisir pantai pada area lapangan golf dengan memadukan keindahan alam.

Kedua, keunggulan lapangan Golf, yaitu menjadi The First Championship Golf Course dengan struktur lapangan yang sangat menarik dan challenging untuk bermain golf di antara bebatuan granit yang menjadi tantangan tersendiri bagi para golfer.

"Dengan jarak tempuh yang tidak terlalu jauh dari kota Jakarta yang hanya berkisar +40 menit, Anda sudah dapat menikmati pemandangan fantastis untuk bermain golf dan melepaskan lelah sejenak dari hiruk pikuknya kota," ujar Andy K. Natanael.

Selain itu, kata Andy K Natanael, pembeli akan menjadi founder member dari Black Rocks Golf Belitung, memiliki playright share PT Belitung Golf and Resorts, memiliki akses istimewa di founder lounge clubhouse black rocks golf Belitung, dan mendapatkan harga khusus untuk bermain golf di New Kuta Golf, Bali dan Palm Hill Golf Club, Bogor.

Pembangunan lapangan Black Rocks Golf Belitung sudah dilakukan sejak September 2016 dengan target tahap 1 hole 1 s/d 9 dapat diuji coba pada bulan Juni 2018 dan tahap 2 yakni hole 10 s/d 18 direncanakan selesai pada bulan Nopember 2018. Jadi seluruh lapangan hole 1 s/d 18 dapat dioperasikan secara penuh pada bulan Desember 2018.

Sedangkan Golf Clubhouse, Hotel 40 Room Awal (Tahap 1) dalam proses tender, konstruksi akan dimulai April 2018 dan target selesai Desember 2018. Pengembangan dan penyediaan fasitlitas utilitas kavling golf sudah dimulai sejak awal 2017.

"Diharapkan seluruh kavling akan sold out paling lambat di akhir 2018 dan pembangunan villa-villa residential diproyeksikan akan selesai hingga tahun 2023."

PT Belitung Golf and Resorts menyiapkan investasi kurang lebih Rp 167,5 milyar sesuai tahapan pekerjaan. Untuk tahap I adalah lapangan Golf Black Rocks Golf Belitung 18 Hole, Golf Clubhouse, Hotel 40 Room dan pembentukan Kavling Golf siap bangun dengan fasilitas dan utilitasnya. Tahap II adalah penambahan 100 Room Hotel.

Rekomendasi