Waketum Gerindra: Prabowo ini Jenderal Perang, Penumpang Gelap Kita Singkirkan

Jumat, 9 Agustus 2019 19:14 Reporter : Merdeka
Waketum Gerindra: Prabowo ini Jenderal Perang, Penumpang Gelap Kita Singkirkan Sufmi Dasco Ahmad. ©2017 dok foto dok ri

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membeberkan rahasia Prabowo Subianto di balik wacana rekonsiliasi. Menurut dia, wacana Prabowo untuk berpindah haluan akhir-akhir ini membuat sekelompok 'penumpang gelap' yang menunggangi kepentingan nasional lewat Gerindra langsung gigit jari.

"Prabowo ini jenderal perang bos, penumpang gelap kita singkirkan, dia (Prabowo) bilang kalau kita diadu terus, kita dikorbankan, diambilnya tindakan enggak terduga. Dia banting setir dan orang-orang itu gigit jari," kata Dasco saat ditemui di Ashley Hotel, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Jumat (9/8).

Dasco melanjutkan, langkah pertama dilakukan Prabowo adalah mendaftarkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Seperti diketahui awalnya kubu Prabowo enggan menggugat hasil Pilpres ke MK dengan berbagai alasan.

"Para penumpang gelap langsung menyarankan (aksi) kepada Prabowo untuk mengerahkan ulama dan emak-emak di garis depan dalam demo," lanjut Dasco.

Dasco menjelaskan, skema penumpang gelap itu berharap akan ada korban dari ulama dan emak-emak bila ditempatkan di garis depan lewat aksi unjuk rasa.

"Mereka ingin memantik amarah rakyat, menjadikan ulama dan emak-emak korban, tapi Pak Prabowo mikir, emang gue bodoh? kan kasian emak dan ulama mau dikorbankan untuk kepentingan," tutur Dasco meniru Prabowo saat itu.

Kendati begitu, Dasco tidak mengungkap secara jelas siapa sosok penumpang gelap tersebut.

Reporter: M Radityo [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini