Partai Golkar secara resmi menonaktifkan Adies Kadir sebagai Wakil Ketua DPR pada Minggu, 30 Agustus 2025. Sikap tegas diambil usai pernyataan Adies Kadir menjadi polemik terkait tunjangan rumah bagi anggota dewan.
Sebelumnya, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Partai NasDem telah dinonaktifkan terlebih dahulu. Menyusul kemudian Eko Patrio dan Uya Kuya dari PAN juga dinonaktifkan oleh partai sebagai anggota DPR.
"DPP Partai Golkar menegaskan upaya partai untuk memperkuat disiplin dan etika bagi anggota DPR RI dari Partai Golkar. Berdasarkan pertimbangan itu, Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar secara resmi menonaktifkan Saudara Adies Kadir sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar terhitung sejak Senin, 1 September 2025," kata Sekjen Golkar Sarmuji.