Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

'Uang pelesiran anggota DPR masuk ke kas partai'

'Uang pelesiran anggota DPR masuk ke kas partai' rupiah. shutterstock

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Indonesia Budget Center Arif Nur Alam mengatakan, kunjungan kerja (Kunker) yang dilakukan oleh para anggota DPR adalah akal-akalan dari kader partai untuk memenuhi kewajibannya untuk menyumbang kas partai. Apalagi pemilu 2014 sudah semkain dekat.

"Anggaran kunker saya melihat itu berkedok aji mumpung karena mendekati 2014, jadi harus punya dana kampanye," kata Arif di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/12).

Masalah transparansi juga menjadi sorotan Arif, seakan sudah menjadi kebiasaan setiap kunker menghabiskan dana mencapai miliaran rupiah tanpa adanya laporan keuangan yang jelas kepada publik. Kemungkinan besar mereka hanya melaporkannnya pada pimpinan DPR dan ketua fraksi saja.

"Ini menunjukan transparansi hanya ada pada atasannya saja tidak kepada publik," ujarnya.

Dia pun menilai tertutupnya anggaran ini membuat para anggota parlemen itu makin getol melakukan kunker. "Bahkan ketua fraksi pun mungkin tidak bisa menahan libido anggota DPR untuk kunker," katanya.

Mereka pun terus mencari cara untuk memenuhi kantong pribadinya. Pasalnya berapa persen pendapatan mereka harus masuk kas partai.

"Sudah menjadi rahasia umum, kalau mau terbuka pendapatan mereka berapa persen itu harus sumbang ke partai sesuai dengan nilai uang tempat untuk melakukan kunker dan kalau kita mau menelusuri mereka mengatakan banyak yang tidak penting," pungkasnya. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP