TKN Prediksi Argumentasi BPN di MK Akan Mudah Dipatahkan
Merdeka.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily menegaskan pihaknya siap untuk mengikuti sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2019, Jumat (13/6). Dia yakin argumen pemohon yakni Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi akan mudah dipatahkan.
"Dan jika memang TKN diminta untuk memperkuat argumentasi yang disiapkan KPU Bawaslu, kami sangat siap," kata Ace di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/6).
"Dari bermacam gugatan yang disampaikan dari BPN, tentu banyak hal yang mudah kami patahkan," sambungnya.
Ace mengatakan beberapa hal yang bisa mematahkan argumen BPN. Salah satunya penggunaan bukti yang dianggap tidak memenuhi syarat.
"Misalnya data-data yang disampaikan minim berita, itu pernah dibahas di dalam persidangan Bawaslu. Bawaslu katakan kembalikan dan tidak penuhi syarat untuk masukan dalam perkara persidangan Bawaslu," ungkapnya.
Termasuk gugatan posisi Ma'ruf Amin di Dewan Pengawas Syariah Bank Syariah Mandiri dan Bank BNI Syariah. Argumen untuk isu itu juga sudah disiapkan TKN.
"Kita tahu bahwa Bank Syariah Mandiri dan bank BNI Syariah adalah anak perusahaan BUMN. Menurut ketentuan UU, bank syariah tersebut adalah anak perusahaan dan bukan bagian dari BUMN," ucapnya.
"Intinya kami sangat siap untuk hadapi gugatan dan tim hukum sudah siapkan jawaban yang nanti akan beradu argumentasi dalam persidangan di MK," tandasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya