Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tim Jokowi Sindir Prabowo: Capres Sebaiknya Tidak Menakut-nakuti Rakyat

Tim Jokowi Sindir Prabowo: Capres Sebaiknya Tidak Menakut-nakuti Rakyat PDIP luncurkan Atribut Milenial. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto menyindir capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Menurutnya, sebagai capres wajib menyampaikan data-data yang tepat agar tidak menakuti masyarakat.

"Calon presiden sebaiknya juga tidak sembarang menggunakan data dan kemudian menafsirkan secara sendiri untuk kepentingan politiknya dengan nada hanya untuk menakut-nakuti rakyat," ujar Hasto di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Kamis (22/11).

Salah satu contohnya adalah data iliterasi yang dikutip Prabowo. Menurutnya berdasarkan data World Bank 55 persen orang Indonesia buta huruf. Namun, klaim itu terbantahkan oleh pernyataan Wakil Ketua KEIN Arif Budimanta yang mengatakan rasio literasi mencapai 95,5 persen pada 2017.

"Inilah lagi-lagi menunjukkan bahwa Prabowo tidak di-back up oleh tim kampanye yang solid sehingga data-data tidak valid," kata Hasto.

Sekjen PDIP itu menilai masyarakat harusnya diberikan data yang bisa dipertanggungjawabkan. Karena itu Hasto ingin kampanye tidak modal propaganda politik yang menakuti rakyat.

Hasto menuturkan saat ini seluruh tim kampanye dan jurkam sudah dibekali data pencapaian-pencapaian Jokowi, program dan visi misi.

"Juga dalam bentuk magic number yang menjadi target misalnya pertumbuhan ekonomi, target investasi, mengurangi kemiskinan, itu semua sudah kami berikan sebagai pedoman bagi seluruh juru kampanye sehingga argumentasi kita itu betul-betul berangkat dari data," pungkasnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP