TGB: Jelang Pencoblosan, Saatnya Dinginkan Suhu Politik Dengan Narasi Persatuan

Kamis, 11 April 2019 22:32 Reporter : Aksara Bebey
TGB: Jelang Pencoblosan, Saatnya Dinginkan Suhu Politik Dengan Narasi Persatuan TGB jelaskan Gerakan Menangkal Fitnah dan Hoaks. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Jelang pencoblosan pemilu yang tinggal menghitung hari, seluruh pendukung calon presiden diajak untuk mengubah narasi kampanye. Hal yang dinilai penting terkait semangat persatuan antara sesama warga Indonesia.

Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) menjelaskan, selama tahun politik berjalan, ekspose terhadap Calon Presiden dan Wakil Presiden di dua kubu sangat masif bersama seluruh aspek dan dimensinya. Dia merasa, sudah saatnya pola kampanye berubah dengan konsep mengingatkan satu sama lain makna berbangsa dan bernegara.

"Sekarang perlu membangun narasi persaudaraan, persatuan bahwa kontestasi ini bukan saling menghancurkan. Tapi dalam satu rumah besar Indonesia. Kita bersaudara," ujar pria yang masuk dalam jajaran Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin ini, di Bandung, Kamis (11/4).

Narasi seperti itu diyakini tidak akan mempengaruhi secara negatif upaya penguatan maupun konsolidasi para simpatisan, baik di kubu Jokowi maupun Prabowo. Malah, konsep tersebut bisa mendinginkan suasana bagi semua masyarakat secara luas.

Kontestasi Pilpres bukan arena perang maupun ajang adu domba. Dia meminta tak ada lagi berita bohong maupun saling fitnah, sekaligus termasuk memanfaatkan ruang ibadah sebagai wadah menghujat.

TGB juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh atas sebaran informasi yang sengaja disebar melalui media sosial.

"Di atas semua perbedaan yang ada, kita tetap bersatu dan bersaudara sebagai sesama anak bangsa," terangnya.

"Pesannya beralih ke pendinginan dan menonjolkan ke tengah publik bahwa perlu tetap menjadikan persatuan di atas saudara," ucap TGB. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini