Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani akan maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari PDI Perjuangan. Menurut Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI Perjuangan Eriko Sotarduga suara pemilih Puan sangat besar, terutama di daerah pilihannya (dapil) yakni di Kota Solo.
"Bagaimanapun juga suara beliau besar sekali di Dapil Solo. Kalau saya tidak salah hampir 400.000 angkanya, kan besar sekali," kata Eriko di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7).
Eriko mengatakan, partainya memang menginginkan para menterinya maju lagi sebagai caleg. Sebab, banyak menteri yang memiliki basis suara yang cukup besar pengaruhnya bagi PDI Perjuangan.
"Tapi kami melihat memang kecenderungan dari partai sangat menginginkan untuk para menteri kita untuk maju. Karena suara mereka kan sangat berharga," ungkapnya.
"Nanti gimana, apakah ada jaminan suara mereka kemudian setelah mereka tidak maju, para menteri kita ini akan beralih ke yang lain, kan kita tidak bisa menjamin itu. Mereka kan mencoblos nama-nama itu pada saat pemilu yang lalu," sambungnya.
Eriko menilai tidak ada masalah jika seorang menteri melakukan kampanye. Selama menteri yang bersangkutan mengajukan cuti.
"Seharusnya seperti itu. Memang sewajarnya kalau menteri itu berkampanye kan tidak masalah, tidak mengganggu aktivitas cuma harus cuti, tidak harus mundur karena aturannya seperti itu," ucapnya.