Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Survei SMRC: Warga yang setuju Ahok menista agama pilih Anies-Sandi

Survei SMRC: Warga yang setuju Ahok menista agama pilih Anies-Sandi Anies-Sandi. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Lembaga ‎Survei Saiful Munjani Research and Consulting (SMRC)‎ sempat mencari‎ tahu adakah keterkaitan antara kasus dugaan penodaan agama dengan elektabilitas pasangan calon dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Kasus yang menjerat calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ini ternyata menjadi perhatian warga.

Peneliti Senior SMRC Deni Irfani ‎mengatakan, ‎terjadi penurunan warga yang setuju jika Basuki atau akrab disapa Ahok itu melakukan penodaan agama karena menyinggung Surat Al-Maidah ayat 51. Di mana puncaknya warga yang setuju terjadi pada Desember 2016 lalu.

"Saat ini 47 persen warga setuju menista, sedangkan 36 persen tidak setuju dan 17 persen tidak tahu. Dari sisi tren penilaian Ahok menista agama cenderung menurun semenjak Desember 2016," katanya di kantornya di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/4).

Dia mengungkapkan, ada irisan antara responden yang setuju dan tidak dengan pemilih dalam pesta demokrasi tahun ini. Karena kebanyakan pihak yang setuju Ahok melakukan penodaan agama memilih pasangan Anies-Sandi.

"78,9 persen responden yang setuju Ahok menista agama memilih Anies-Sandi. Sedangkan 80,1 persen responden yang tidak setuju Ahok menista agama memilih Ahok-Djarot. Dan 52,9 persen responden yang tidak tahu memilih pasangan Ahok-Djarot," jabarnya.

Deni menambahkan, dengan hasil tersebut menunjukkan kasus yang bermula karena pidato Ahok di Pulau Pramuka pada 27 September 2017 ternyata mempengaruhi elektabilitas petahana. "Isu penghinaan agama berpengaruh negatif kepada Ahok. Namun demikian, yang menilai Ahok menista agama trennya menurun," tutupnya.

Untuk diketahui, SMRC menggunakan metode stratified systematic random sampling untuk memberikan hasil yang lebih objektif. Karena responden diambil dari kecamatan dan gender. Survei dilakukan semenjak tanggal 31 Maret hingga 5 April 2017 dengan target 800 responden, yang berhasil diwawancarai sebanyak 446 orang. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP