Suharso: Pak Ma'ruf Mantan Kader PPP, Kalau Dibelah Dadanya Pasti Masih Ada Kabah

Sabtu, 15 Februari 2020 12:53 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Suharso: Pak Ma'ruf Mantan Kader PPP, Kalau Dibelah Dadanya Pasti Masih Ada Kabah Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Plt Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso berharap Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang juga mantan kader PPP tetap mendukungnya. Dia mengklaim jika dibelah di dalam dada Ma'ruf masih tersemat lambang kabah.

"Pak Ma'ruf ini sebenarnya mantan kader PPP, jadi kalau dibelah dadanya itu pasti masih ada kabah di dalamnya," kata Suharso sambil berseloroh saat membuka workshop nasional fraksi PPP DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di Hotel Redtop, Jakarta Pusat, Sabtu (15/2).

Tidak hanya memuji, Suharso juga memamerkan capaian partai di Pemilu 2019 di hadapan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Suharso mengklaim partai berlambang kabah ini bisa lolos batas parlemen yaitu di atas 4%.

"PPP pada pemilu 2019 lolos batas parliamentery di atas 4 persen sekitar 4,5 persen dengan suara 6,3 juta," kata Suharso.

1 dari 1 halaman

Dia pun bersyukur 2019 partainya bisa memperoleh 19 kursi. Walaupun jumlah perolehan suara tersebut menurun dibanding tahun 2009.

"Suara kita juga anggota DPR RI itu tertinggi semasa pemilu, tertinggi dari peserta pemilu, hanya PPP yang menembus 31 ribu per satu kursi itu menunjukkan betapa mahalnya kursi DPR," ungkap Suharso.

Hal tersebut terjadi karena sistem pemilu saat ini yang harus memperoleh ambang batas. Sehingga kata dia jumlah perolehannya pun sangat tipis. Sebab itu mereka pun berharap pemilu ke depan bisa berubah dalam cara perhitungan. Walaupun begitu, PPP kata dia tetap bersyukur.

"Tapi kami alhamdulillah bisa mengantarkan kader terbaik kita menjadi wakil ketua MPR RI, jadi anggota wantimpres, jadi wakil menteri agama, dan saya sendiri jadi menteri bappenas," kata Suharso. [ray]

Baca juga:
Ma'ruf Amin Harap PPP Lolos Ambang Batas Parlemen di Pemilu 2024
PPP: Terlalu Dini untuk Simpulkan PAN Mau Gabung Koalisi Pemerintah
PPP Antusias Dukung Gibran di Pilkada Solo
Banjir Penolakan Wacana Ekspor Ganja
PPP Anggap Penarikan Penyidik dan Jaksa KPK Hal Biasa
Sekjen PPP Nilai Pernyataan SBY Soal Jiwasraya Bikin Kegaduhan Politik

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini