Sekretariat Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (Setjen MPR RI) dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) telah resmi menjalin kerja sama strategis. Kesepakatan ini bertujuan untuk melaksanakan berbagai kajian yang dibutuhkan oleh lembaga tinggi negara tersebut, menandai langkah penting dalam kolaborasi antara institusi pemerintahan dan akademisi.
Penandatanganan kerja sama ini menjadi fondasi bagi sinergi yang lebih erat, khususnya dalam menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berkualitas. ULM, sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka, akan mengerahkan para ahli di berbagai bidang untuk mendukung proses pengkajian ini.
Rektor ULM, Prof. Ahmad Alim Bachri, menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh Setjen MPR RI pada Kamis (3/4). Beliau menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah awal yang krusial dalam membangun kemitraan strategis, khususnya dalam konteks pelaksanaan kajian-kajian yang relevan bagi MPR RI.
Advertisement
Advertisement
Prof. Ahmad Alim Bachri menyatakan bahwa ULM akan melibatkan para ahli sesuai bidang yang relevan dalam setiap kajian yang akan dilakukan. Keterlibatan akademisi ini diharapkan dapat memastikan kedalaman dan objektivitas hasil kajian.
Tema-tema kajian nantinya akan ditentukan secara langsung oleh Badan Pengkajian MPR RI. Penentuan tema ini akan menjadi dasar bagi ULM dalam menunjuk tenaga ahli yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan spesifik kajian.
Rektor ULM berharap dengan melibatkan para ahli yang tepat, proses pengkajian dapat berjalan secara optimal dan menghasilkan rekomendasi yang berkualitas tinggi. Rekomendasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perumusan kebijakan publik yang lebih baik.
Advertisement
Prof. Alim juga mengungkapkan harapannya agar kolaborasi ini dapat berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk terus mendukung penguatan kajian strategis nasional serta memperbesar kontribusi akademisi terhadap kebijakan publik di Indonesia.
Advertisement
Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antarlembaga Setjen MPR RI, Rosando, menyoroti potensi besar ULM. Menurut Rosando, ULM memiliki banyak ahli dari berbagai bidang yang sangat diperlukan untuk setiap kajian yang akan dilaksanakan oleh MPR RI.
Kebutuhan akan keahlian dari perguruan tinggi menjadi alasan utama bagi Setjen MPR RI untuk menjalin kemitraan ini. Rosando menekankan pentingnya menggandeng banyak pihak, termasuk perguruan tinggi, demi kinerja lembaga yang lebih baik di masa depan.
Kolaborasi ini mencerminkan pengakuan terhadap peran vital perguruan tinggi sebagai pusat keunggulan intelektual. Dengan demikian, akademisi dapat secara langsung berkontribusi dalam memberikan masukan konstruktif bagi pembangunan bangsa melalui kajian-kajian strategis.
Advertisement
Kerja sama antara Setjen MPR RI dengan perguruan tinggi seperti ULM merupakan praktik yang umum dilakukan untuk memperkuat kajian ketatanegaraan dan kebijakan publik, sebagaimana juga terlihat dalam kolaborasi MPR RI dengan universitas lain seperti UGM dan Unila. Melalui kerja sama ini, diharapkan kajian-kajian yang dihasilkan tidak hanya komprehensif tetapi juga relevan dengan tantangan dan kebutuhan aktual negara, menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga negara dan dunia pendidikan dalam memajukan Indonesia.
Sumber: AntaraNews