Sekjen Golkar Jelaskan Alasan Tak Kunjung Gelar Rapat Pleno

Senin, 26 Agustus 2019 16:12 Reporter : Sania Mashabi
Sekjen Golkar Jelaskan Alasan Tak Kunjung Gelar Rapat Pleno Golkar pecat kader yang mendukung Prabowo. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan, yang menggembok kantor DPP Partai Golkar di Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat dari luar bukan anggota Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG). Sebab, kata dia, saat itu ketua umum AMPG sedang berada di dalam kantor DPP.

"Ya orang dari luar ngunci kira-kira gimana, kalau kita bilang bukan AMPG saya berada di dalam. Ketua AMPG ada di dalam, nah kira-kira siapa?" kata Lodewijk di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/8).

Lodewijk juga menyoroti aksi demo untuk menuntut digelarnya rapat pleno beberapa waktu lalu. Padahal, sejumlah kader telah mendesak menggelar pleno, termasuk Dewan Pembina yang telah berkirim surat untuk segera dilakukan pleno.

Lodewijk pun menegaskan, partainya memiliki mekanisme sebelum menggelar rapat pleno. Mekanisme itu harus dilewati terlebih dahulu.

"Sebelum munas kita ada rapimnas, sebelum rapimnas kita ada rakornas, sebelum Rakornas kita ada rapat pleno, sebelum pleno kita ada rapat harian, sebelum rapat harian ada rapat Bappilu," ungkapnya.

Selain itu, dia juga menjelaskan, saat ini Golkar tengah menunggu laporan soal pelaksanaan pemilu. Kemudian baru bisa dilanjutkan ke tahap lain sampai menuju pleno.

"Selanjutnya juga karena kita kemarin juga pemilu dan ada Pilkada bapilu juga yang harus membuat laporan. Kita tunggu ya dari sekarang kan belum ada penetapan dari KPU tentang hasil Pemilu 2019 ya," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, AMPG menyegel pintu gerbang DPP Partai Golkar dengan gembok, Minggu dini hari (25/8). Penyegelan dilakukan karena pengurus dan anggota AMPG kesal tidak diizinkan masuk ke dalam kantor DPP Partai Golkar. Situasi sempat memanas saat massa yang didalam kantor melawan.

"Sudah tiga hari kita berada di luar kantor DPP karena tidak diizinkan masuk ke rumah kita sendiri. Kita menggembok DPP agar yang di luar tidak ada yang bisa masuk lagi dan yang di dalam tidak bisa keluar. Jadi sama-sama adil, tidak ada yang masuk dan keluar," kata Wakil Ketua Umum AMPG Nofel Hilabi lewat siaran pers diterima, Minggu (25/8).

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Menteri Favoritmu, Mana yang Layak Dipertahankan? Klik disini [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Partai Golkar
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini