Pria berinisial AWK selaku pemilik akun @calonistri7160, yang mengancam menembak Anies saat live TikTok ditangkap polisi di wilayah Jember, Jawa Timur pada Sabtu (13/1) pagi.
Tim Kampanye Nasional Pasangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN) angkat bicara terkait penangkapan pelaku pengancaman penembakan terhadap calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan.
Sebelumnya polisi menangkap pria berinisial AWK selaku pemilik akun @calonistri7160 di wilayah Jember, Jawa Timur pada Sabtu (13/1) pagi.
Advertisement
"Kami dari Timnas AMIN mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada Kepolisian RI, terutama kepada personel Subdit Siber Ditkrimsus Polda Jatim yang dibackup oleh Direktorat Siber Bareskrim yang telah melakukan penegakan hukum kepada pelaku di Jawa Timur," kata
Jubir Timnas AMIN, Iwan Tarigan dalam keterangan tertulis dikutip Sabtu (13/1).
Setelah penangkapan pelau, Timnas AMIN mengimbau masyarakat, khususnya para pemilih pada Pemilu agar menjadi pemilih cerdas dengan tidak termakan informasi hoaks, apalagi turut menyebar berita hoaks atau konten negatif lainnya.
"Pemilu ini menjadi kesempatan yang istimewa bagi bangsa dan negara Indonesia untuk mewujudkan kehidupan demokrasi yang berkualitas," ujar Iwan.
Advertisement
Timnas AMIN melalui masyarakat yang semakin cerdas dan teredukasi maka hasil dari Pemilu nantinya adalah memilih yang terbaik bagi bangsa untuk lima tahun ke depan.
Sebelumnya polisi menangkap pria berinisial AWK selaku pemilik akun @calonistri7160 di wilayah Jember Jawa Timur pada Sabtu (13/1) pagi.
Penangkapan AWK yang mengancam menembak Anies saat live TikTok usai identitas pelaku ditelusuri anggota Dit Tipidsiber Bareskrim Polri dan Polda Jawa Timur.
Advertisement
Advertisement
Namun dari hasil pemeriksaan sementara, ancaman dilakukan pelaku tidak terafiliasi partai politik.