Mengutip Kisah Legenda Jawa, Goenawan Mohammad: Kekuasaan Mudah Membuat Orang Lupa Diri

Sastrawan Goenawan Mohammad mengisahkan tentang kehidupan Ratu Sima. Cerita ini merupakan legenda kerjaan kuno.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Mengutip Kisah Legenda Jawa, Goenawan Mohammad: Kekuasaan Mudah Membuat Orang Lupa Diri
Mengutip Kisah Legenda Jawa, Goenawan Mohammad: Kekuasaan Mudah Membuat Orang Lupa Diri (Merdeka.com)

Sastrawan Goenawan Mohammad mengisahkan tentang kehidupan Ratu Sima

Sastrawan Goenawan Mohammad mengisahkan tentang kehidupan Ratu Sima. Cerita ini merupakan legenda kerjaan kuno.

Dalam cerita itu, Goenawan menuliskan, anak ratu Sima melihat sekantung emas di tengah jalan.

Tak tahu siapa yang punya, kata Goenawan. Namun, dikisahkan ada yang menuding, anak tersebut yang mengambilnya. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Ada yang mengatakan tidak,” tulis Goenawan dalam akun Twitternya, dikutip merdeka.com, Rabu (11/10).

Goenawan melanjutkan ceritanya. Pundi-pundi emas itu lenyap. Tapi, Ratu Sima tetap menghukum anaknya.  

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Dia memberlakukan aturan yang lebih ketat ketimbang aturan untuk orang kebanyakan,” tulis Goenawan lagi. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dikisahkan, ujar Goenawan, Ratu Sima menganggap, mereka yang punya akses lebih mudah ke pusat kekuasaan harus dikendalikan lebih ketat.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Sebab kekuasaan mudah membuat orang, juga para pangeran, lupa diri," kata Goenawan yang selama ini dikenal sebagai pendukung Presiden Jokowi.

Shima sendiri adalah ratu penguasa Kerajaan Kalingga yang terletak di pantai utara Jawa Tengah sekitar tahun 674 M.

Ratu Shima lahir tahun 611 M di sekitar Musi Banyuasin, Sumatera Selatan dan istri Raja Kartikeyasinga yang menjadi raja Kalingga (648 - 674) M.

Ketika suaminya, Raja Kartikeyasinga meninggal, Sang Ratu naik tahta Kerajaan Kalingga dengan gelar Sri Maharani Mahissasuramardini Satyaputikeswara.

Rekomendasi