Sastrawan Goenawan Mohammad mengisahkan tentang kehidupan Ratu Sima
Sastrawan Goenawan Mohammad mengisahkan tentang kehidupan Ratu Sima. Cerita ini merupakan legenda kerjaan kuno.
Dalam cerita itu, Goenawan menuliskan, anak ratu Sima melihat sekantung emas di tengah jalan.
Tak tahu siapa yang punya, kata Goenawan. Namun, dikisahkan ada yang menuding, anak tersebut yang mengambilnya.
“Ada yang mengatakan tidak,” tulis Goenawan dalam akun Twitternya, dikutip merdeka.com, Rabu (11/10).
Goenawan melanjutkan ceritanya. Pundi-pundi emas itu lenyap. Tapi, Ratu Sima tetap menghukum anaknya.
Advertisement
“Dia memberlakukan aturan yang lebih ketat ketimbang aturan untuk orang kebanyakan,” tulis Goenawan lagi.
Dikisahkan, ujar Goenawan, Ratu Sima menganggap, mereka yang punya akses lebih mudah ke pusat kekuasaan harus dikendalikan lebih ketat.
"Sebab kekuasaan mudah membuat orang, juga para pangeran, lupa diri," kata Goenawan yang selama ini dikenal sebagai pendukung Presiden Jokowi.
Advertisement
Advertisement
Shima sendiri adalah ratu penguasa Kerajaan Kalingga yang terletak di pantai utara Jawa Tengah sekitar tahun 674 M.
Ratu Shima lahir tahun 611 M di sekitar Musi Banyuasin, Sumatera Selatan dan istri Raja Kartikeyasinga yang menjadi raja Kalingga (648 - 674) M.
Ketika suaminya, Raja Kartikeyasinga meninggal, Sang Ratu naik tahta Kerajaan Kalingga dengan gelar Sri Maharani Mahissasuramardini Satyaputikeswara.
Dlm satu legenda Kerajaan Jawa Kuno, anak ratu Sima melihat sekantung emas di tengah jalan. Tak tahu siapa yg punya. Ada yg mengatakan, ia mengambilnya.
— goenawan mohamad (@gm_gm) October 11, 2023
Ada yg mengatakan tidak.
Taoi pundi2 emas ifu lenyap. Ratu Sima tetap menghukum anaknya.
Ia memberlakukan aturan yg…
Advertisement