Presiden Prabowo Subianto menerima sebuah jersey atau seragam klub sepak bola Inggris Chelsea berwarna biru. Jersey tersebut bertanda tangan kapten tim Reece James dan diserahkan langsung oleh Todd L. Boehly di Washington DC, Amerika Serikat.
Momen penyerahan jersey ini terjadi pada Jumat (20/2), di sela-sela pertemuan penting Presiden Prabowo dengan 12 pengusaha investasi global. Todd Boehly sendiri merupakan CEO Eldridge Industries, yang juga pemilik klub Liga Inggris Chelsea dan klub basket Los Angeles Lakers.
Penerimaan jersey bernomor punggung 24 dengan nama James ini menjadi simbol dari pertemuan yang lebih luas. Peristiwa ini menegaskan upaya pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk menarik investasi asing.
Advertisement
Advertisement
Prabowo Subianto Gaet Investor Global di Washington DC
Presiden Prabowo Subianto memanfaatkan kunjungannya ke Washington DC untuk mengadakan pertemuan strategis dengan 12 pengusaha investasi global terkemuka. Pertemuan ini menunjukkan komitmen kuat Indonesia dalam menarik modal asing dan memperkuat ekonomi nasional.
Selain Todd Boehly, beberapa nama besar yang hadir antara lain Armen Panossian, CEO Oaktree sekaligus pemilik klub Italia Inter Milan, serta Matt Harris dari BlackRock Founding Partners dan Global Infrastructure Partners. Hadir pula Martin Escobari, Co-President sekaligus Head of Global Growth Equity General Atlantic, dan Al Rabil, CEO Kayne Anderson.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Beliau juga membuka seluas-luasnya ruang kolaborasi yang saling menguntungkan bagi para investor global.
Advertisement
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden Prabowo membuka peluang investasi untuk membangun rantai ekonomi dan lapangan pekerjaan di Indonesia. Pertemuan ini sekaligus menegaskan bahwa Indonesia tengah memasuki fase baru sebagai negara yang percaya diri, stabil, dan siap menjadi pusat pertumbuhan baru dunia.
Advertisement
Potensi Kerjasama Olahraga dan Ekonomi: Chelsea dan Lakers ke Indonesia
Di balik simbolis penyerahan jersey Chelsea, tersimpan janji menarik dari Todd Boehly yang berpotensi membawa dampak besar bagi Indonesia. Rosan Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi, mengungkapkan bahwa Boehly berjanji akan membawa klub Chelsea dan Los Angeles Lakers ke Indonesia untuk menggelar pertandingan.
Janji ini tidak hanya akan memanjakan para penggemar olahraga di tanah air, tetapi juga membuka peluang besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kunjungan klub-klub olahraga kelas dunia seperti Chelsea dan Lakers dapat meningkatkan citra Indonesia di mata internasional.
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut, menunjukkan sinergi antara diplomasi politik dan ekonomi. Kerjasama di bidang olahraga ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk kolaborasi investasi yang lebih luas, sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk menarik investasi yang menguntungkan kepentingan dalam negeri.
Advertisement
Kehadiran investor dari berbagai sektor, termasuk yang memiliki kepemilikan klub olahraga, mengindikasikan bahwa daya tarik Indonesia melampaui sektor tradisional. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah berbagai acara internasional, baik di bidang olahraga maupun hiburan, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi.
- Todd L. Boehly (CEO Eldridge Industries, Pemilik Chelsea dan LA Lakers)
- Armen Panossian (CEO Oaktree, Pemilik Inter Milan)
- Matt Harris (BlackRock Founding Partners dan Global Infrastructure Partners)
- Martin Escobari (Co-President sekaligus Head of Global Growth Equity General Atlantic)
- Al Rabil (CEO Kayne Anderson)
- Neil R. Brown (Managing Director Global Institute Infrastructure KKR)
- Michael Weinberg (Chairperson of the Investment Committee Levine Leichtman Capital Partners (LLCP))
- Justin Metz (Managing Partner Related Fund Management (RFM))
- Luke Taylor (Co-President Stonepeak)
- Nabil Mallick (COO Thrive Capital)
- Jeffrey Perlman (CEO Warburg Pincus)
- Seth Bernstein (Bernstein Equity Partners)
Sumber: AntaraNews
Advertisement