PWI Luncurkan Badak Cula Satu sebagai Maskot HPN 2026 Banten, Simbol Persatuan Wartawan

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi meluncurkan "Badak Cula Satu" sebagai maskot Hari Pers Nasional (HPN) 2026 Banten, menandai dimulainya rangkaian acara besar ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PWI Luncurkan Badak Cula Satu sebagai Maskot HPN 2026 Banten, Simbol Persatuan Wartawan
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi meluncurkan "Badak Cula Satu" sebagai maskot Hari Pers Nasional (HPN) 2026 Banten, menandai dimulainya rangkaian acara besar ini. (AntaraNews)

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat secara resmi telah meluncurkan "Badak Cula Satu" sebagai maskot Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Peluncuran ini diselenggarakan di Provinsi Banten, menandai dimulainya rangkaian kegiatan menuju puncak peringatan HPN.

Acara peluncuran maskot tersebut berlangsung di Alun-alun Kota Serang pada Minggu, 29 November, sebagai bagian dari tahapan "kick-off" HPN 2026. Kehadiran maskot ini diharapkan dapat menjadi simbol dan semangat bagi seluruh rangkaian acara yang akan datang.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menjelaskan bahwa pemilihan maskot ini memiliki filosofi mendalam. Maskot "Badak Cula Satu" bukan hanya sekadar ikon daerah, melainkan mengandung makna persatuan yang kuat bagi insan pers di seluruh Indonesia.

Akhmad Munir, Ketua Umum PWI Pusat, menegaskan bahwa "Badak Cula Satu" dipilih bukan tanpa alasan. Maskot ini mengandung filosofi persatuan yang mendalam dan relevan dengan semangat HPN 2026 Banten.

"Persatuan diwujudkan dalam simbol cula satu. Ini juga isyarat satu rasa, satu suara, dan satu usaha untuk menyukseskan HPN 2026 di Provinsi Banten," kata Munir saat peluncuran. Filosofi ini diharapkan dapat menjadi pendorong kolaborasi dan sinergi.

Peluncuran maskot ini menjadi penanda penting dimulainya berbagai kegiatan menuju puncak peringatan HPN pada 9 Februari 2026. Simbol ini diharapkan mampu menyatukan visi dan misi seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan HPN.

Selain peluncuran maskot, PWI Pusat juga telah menyiapkan berbagai agenda strategis menjelang HPN 2026 Banten. Salah satu agenda utama adalah Konvensi Media Massa yang akan membahas masa depan pers di era disrupsi teknologi.

Konvensi ini akan mengupas tuntas ancaman disrupsi teknologi yang telah mengubah lanskap industri media secara drastis. PWI berupaya mencari solusi dan strategi agar pers nasional tetap relevan dan berkelanjutan di tengah perubahan ini.

Terkait kondisi pers yang "sedang tidak baik-baik saja", Munir menekankan pentingnya kehadiran negara untuk memperkuat ekosistem pers nasional. "Butuh intervensi dari pemangku kepentingan (stakeholder) kita yaitu pemerintah," ujarnya.

Munir berharap intervensi negara dapat membuat perusahaan pers sehat, wartawannya sehat, dan karya jurnalistiknya juga sehat. Hal ini penting untuk membangun bangsa melalui informasi yang akurat dan terpercaya.

Kegiatan peluncuran tahapan HPN 2026 Banten ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak. Gubernur Banten Andra Soni dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo turut hadir langsung di lokasi acara, menunjukkan komitmen mereka.

Kehadiran para pemimpin daerah dan nasional ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pers, pemerintah daerah, dan kepolisian. Kolaborasi ini tidak hanya untuk menyukseskan perayaan HPN, tetapi juga untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas).

Sinergi antara berbagai elemen ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pers untuk menjalankan fungsinya. Dukungan ini krusial dalam memastikan HPN 2026 berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi pers nasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi