Ketika Megawati Tersulut Tudingan Budi Arie

Megawati Soekarnoputri tersinggung dengan tudingan Budi Arie yang menyebut nama PDIP dan Menko Polkam Budi Gunawan terkait dalang judi online.

Muhammad Genantan Saputra
Ketika Megawati Tersulut Tudingan Budi Arie
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan arahan saat kegiatan pembekalan kepala dan wakil kepala daerah se-Indonesia yang memenangkan Pilkada 2024 di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (16/5/2025). (©Merdeka.com/Arie Basuki)

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tersinggung dengan tudingan Budi Arie yang menyebut nama PDIP dan Menko Polkam Budi Gunawan terkait dalang judi online.

Hal itu disampaikan Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/5).

"Oh sudah tahu, ibu cukup tersinggung dengan ucapan itu," kata Deddy.

Deddy berujar, bahwa Ketua Umum Projo itu sudah membawa-bawa nama PDIP.

"Karena PDIP itu kan institusi, bukan orang per orang. Si Budi Arie kan langsung menyebutkan PDIP. Itu keterlaluan," ujarnya.

Deddy meminta Budi Arie menyampaikan permohonan maaf dan menarik ucapannya. Jika tidak, PDIP bakal melakukan tindakan hukum.

"Terlepas bahwa itu dengan bukan diskresi dia mengutarakan, menyebarkan. Tapi dia kan berbicara begitu dan itu pasti dilakukan dimana mana," katanya.

"Jadi kita menunggu, kalau dia tidak segera mencabut pernyataannya dan minta maaf, kita akan melakukan tindakan hukum," pungkasnya.

Budi Arie Dituntut Minta Maaf

Sementara, Menteri Koperasi Budi Arie bungkam saat ditanya soal ultimatum dituntut menyampaikan permintaan maaf 1x24 jam usai diduga menuding PDIP dan Budi Gunawan memframing soal judol.

Hal itu terjadi ketika Budi ditanyai awak media usai rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/5).

"Nanti aja itu," kata Budi.

Rekomendasi