Ketua Dewan Kehormatan DPP Demokrat Hinca Pandjaitan menegaskan, tidak ada rencana Partai Demokrat menarik dukungan kepada Anies Baswedan. Demokrat hanya mendesak supaya Anies segera mengumumkan nama calon wakil presiden.
"Per hari ini kan kita masih sampaikan bahwa sebutkan, deklarasikan lah, supaya sama-sama naik elektabilitasnya. kita tunggu saja," ujar Hinca di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/6).
Demokrat memandang bulan Juni adalah waktu yang tepat untuk mengumumkan nama calon wakil presiden. Salah satu harapannya dapat mendongkrak elektabilitas Anies dan parpol pendukungnya.
"Jadi kan artinya kan kalau kita ngomongin tahap-tahapan, dan Juni ini kita anggap waktu yang tepat untuk melakukan atau capresnya Anies ini mengumumkan cawapresnya. Waktunya menjadi lebih banyak, lebih pas," ujar Hinca.
Apalagi, kata Hinca, Anies sudah memberikan sinyal sudah ada nama calon wakil presiden. Hinca mendorong supaya segera diungkap ke publik.
"Ya tentu lah kalau kita sudah memberi kewenangan dan kepercayaan penuh kepada calon presiden menentukan cawapresnya, kita hormati itu kan, apalagi sudah diberi tahu ke publik, atau kasih sinyal sudah ada," tegas Hinca.
Advertisement
Sementara itu, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menjelaskan, Demokrat akan melakukan evaluasi strategi pemenangan. Karena elektabilitas Anies yang turun lantaran belum ada momentum pengumuman cawapres.
"Tidak (bukan tarik dukungan). Ini menjadi evaluasi menyeluruh untuk pemenangan bersama," ujar Kamhar kepada wartawan, Selasa (6/6).
Demokrat melihat stagnasi elektabilitas Anies karena belum adanya nama cawapres yang diumumkan. Mereka percaya kalau momentum pengumuman nama cawapres akan memberikan dampak politik.
Advertisement
Sebelumnya, elektabilitas Capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan mengalami penurunan dalam survei Indikator Politik. Pada survei terbarunya, elektabilitas Anies menurun menjadi 12,5 persen dari 15 persen.
Partai Demokrat menduga, penurunan elektabilitas Anies karena masih belum deklarasi calon presiden dan calon wakil presiden. Semakin lama deklarasi, elektabilitas mantan gubernur DKI Jakarta itu akan turun.
"Memang ada kecenderungan menurun dari survei Indikator karena mungkin, dugaan kami, hipotesa kami adalah lambannya proses deklarasi," ujar Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief kepada wartawan, Senin (5/6).
Demokrat akan mengusulkan kepada Anies agar deklarasi calon presiden dan calon wakil presiden Koalisi Perubahan dipercepat pada bulan Juni.
Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com