Cuma soal Ekonomi, Cak Imin Tak Dapat Wejangan Politik dari Boediono

Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menemui Wakil Presiden ke-11 RI Boediono di kediamannya Jl Jambu, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/4).

Muhammad Genantan Saputra
Cuma soal Ekonomi, Cak Imin Tak Dapat Wejangan Politik dari Boediono
Cak Imin bertemu mantan Wapres Boediono. ©2023 Liputan6.com/Faizal Fanani

Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menemui Wakil Presiden ke-11 RI Boediono di kediamannya Jl Jambu, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/4).

Cak Imin ditanya apakah diberi wejangan untuk kompetisi Pilpres 2024, namun, dia menjawabnya dengan nada bercanda.

"Beliau (Boediono) selalu mengatakan saya tidak ikut ikut politik haha," kata Cak Imin saat jumpa pers dengan Boediono di Jalan Jambu Menteng, Jakarta, Rabu (17/5).

Menurut Cak Imin, Boediono punya pengalaman luar biasa di pemerintahan. Dia menganggapnya sebagai teladan.

"Pengalaman beliau yang luar biasa. Pelajaran buat saya, buat kita semua sebagai orang ekonom, akademisi, lalu terjun di pemerintahan, ketemu politik, lalu jadi wakil presiden. Luar biasa. Pelajaran yang enggak habis-habisnya Pak Boediono ini," ujarnya.

Di kesempatan sama, Boediono ditanya apakah mengusulkan Cak Imin menjadi cawapres. Tetapi, dia malah bertanya balik.

"Saya boleh usulin? Haha," kata Boediono.

Mantan Gubernur BI itu memandang Cak Imin sebagai politisi yang berpengalaman. Dia merasa tak berhak untuk memberi wejangan politik.

"Inikan politikus yang sudah pengalaman luar biasa. Saya enggak pada tempatnya untuk ngasih (wejangan)," kata Boediono.

Dia berharap, Pilpres 2024 berjalan adil. Selain itu, muncul figur-figur yang baik untuk rakyat. "Saya harapkan ini kompetisinya fair. Dengan demikian akan muncul moga-moga pilihan yang oleh rakyat dapat terbaik. Berjalan baik," tutupnya.

Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com

Rekomendasi