Megawati: Tidak Ada Koalisi, tapi Kerjasama Politik

Megawati mengingatkan kader PDIP yang masih bicara koalisi sebaiknya keluar dari partai. Karena dianggap tidak paham sistem ketatanegaraan.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Megawati: Tidak Ada Koalisi, tapi Kerjasama Politik
Megawati Soekarnoputri. ©2022 Merdeka.com

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menuturkan, politik di Indonesia tidak mengenal koalisi. Karena sistem tata negara menganut sistem presidensial, bukan parlementer.

Di hadapan Presiden Joko Widodo, Megawati mengingatkan tidak ada koalisi di Indonesia. Seharusnya disebut kerjasama politik.

"Kita sistemnya adalah presidensial bukan sistem parlementer. Akibatnya kan saya suka bingung lho bapak Presiden (Jokowi) kok bilang Koalisi koalisi koalisi, tidak ada, tidak ada. Kalau kerja sama yes," kata Megawati saat Rakernas PDI Perjuangan di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (21/6).

Sebabnya, Indonesia tidak memilih perdana menteri. Tetapi memilih presiden. Sehingga gabungan partai politik yang mengusung calon presiden seharusnya disebut sebagai kerjasama politik.

"Kenapa? Koalisi itu kan saya ikutin terus yang namanya pemilihan prime minister dan apa bedanya? Karena kita gak punya perdana menteri," kata Megawati.

Bahkan, Megawati mengingatkan kader PDIP yang masih bicara koalisi sebaiknya keluar dari partai. Karena dianggap tidak paham sistem ketatanegaraan.

"Kalau masih ada ya g ngomong di PDI perjuangan urusan koalisi-koalisi Out!! Berarti gak ngerti sistem ketatanegaraan kita," kata Presiden RI Kelima ini.

Rekomendasi