Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku heran dengan anggapan beberapa pihak yang menyangkutkan dirinya dengan komunis. Padahal partai yang dipimpinnya telah menyematkan kata 'perjuangan'.
Megawati menyampaikan hal tersebut saat sambutan di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP, Selasa (21/6).
"Saya itu sangat heran selalu dikonotasikan dengan komunis, saya sampai bingung sendiri di zaman susah saya lalu saya dibilang itu ibu komunis aduh saya itu sampai mikir namanya saja PDIP jadi komunisnya itu di mana?" ujarnya.
Dia mengingatkan, partai politik dibentuk untuk mengorganisir massa rakyat. Untuk kader PDIP jangan sampai lupa janji kepada rakyat.
"Mereka-mereka yang hadir di sini itulah yang harus betul-betul ingat organisasi parpol dibentuk pemerintah RI itu adalah untuk bisa mengorganisir massa rakyat," terang Megawati.
Megawati menyinggung zona nyaman di partai bagi para kader PDIP. Dia menegaskan, PDIP dibentuknya bermula dari parpol kecil yang sering diremehkan.
Dia menyinggung tujuan para kadernya masuk PDIP. Dia selalu bangga dengan PDIP meskipun dulu disebut sebagai partai wong cilik dan sandal jepit.
"Kalau kalian lalai, dan sudah terpengaruh, saya bilangnya zona nyaman, itu kenapa saya selalu bertanya apa maksud kalian masuk dalam partai ini? Partai yang dulu benar-benar kecil, selalu diremehkan, partai sandal jepit lah, wong cilik lah. Saya bilang selalu saya bangga berada di dalam mereka yang wong cilik dan sandal jepit itu," tutupnya.