Sekretaris Jenderal Berkarya kubu Muchdi PR, Badaruddin Andi Picunang menjelaskan, Tommy Soeharto masih masuk ke dalam struktur pengurus baru Berkarya. Tommy didaulat sebagai Ketua Dewan Pembina dalam struktur pengurus versi Munaslub yang baru disahkan Kemenkum HAM.
Badaruddin mengatakan, pengangkatan Tommy sebagai penghargaan dari partai.
"Tentang pengangkatan Pak Tommy dan beberapa teman yang ada di kepengurusan ini adalah bentuk penghargaan kami dari melanjutkan Munaslub. Karena semua itu adalah keluarga besar," ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (5/8).
Badaruddin mengatakan, kesediaan Tommy untuk mau atau tidak bergabung dengan kubu Muchdi PR tidak menjadi persoalan.
"Persoalan beliau setuju atau tidak setuju, itu persoalan lain. Ini tujuan kami untuk memperbaiki partai ini. Semua kami tampung untuk membesarkan partai ini," ujarnya.
Advertisement
Partai Beringin Karya (Berkarya) kubu Muchdi PR mengklaim pengurus versi Munaslub telah mendapatkan pengesahan Kemenkum HAM.
Badaruddin mengatakan, Kemenkum HAM telah menerbitkan SK bertanggal 30 Juli 2020 dengan Nomor: M.HH-16.AH.11.01 TAHUN 2020 tentang pengesahan perubahan AD/ART dan SK Nomor : M.HH-17.AH.11.01 TAHUN 2020 tentang perubahan susunan pengurus DPP Partai Berkarya.
"Bahwa dua Surat Keputusan di atas telah disampaikan kepada pihak terkait oleh
Kementerian Hukum dan HAM utamanya Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan
Kantor Berita Negara," ujar dia.
Tercatat dalam struktur pengurus terdapat perubahan ketua umum, serta sekretaris jenderal. Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto tidak lagi menjabat sebagai ketua umum dan digantikan Muchdi Purwopranjono. Putra Presiden Kedua RI, Soeharto itu tetap tercatat dalam struktur sebagai Ketua Dewan Pembina.
Sementara posisi Sekretaris Jenderal berpindah dari tangan Priyo Budi Santoso menjadi Badaruddin Andi Picunang.