Ritual Sandiaga Jelang Debat Capres: Minta Restu Orang Tua, Doa Bersama & Puasa

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyatakan siap mengikuti debat capres perdana malam nanti. Dia mengungkapkan punya ritual khusus sebelum berangkat ke lokasi debat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Ritual Sandiaga Jelang Debat Capres: Minta Restu Orang Tua, Doa Bersama & Puasa
Prabowo-Sandiaga sambangi kediaman SBY. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyatakan siap mengikuti debat capres perdana malam nanti. Dia mengungkapkan punya ritual khusus sebelum berangkat ke lokasi debat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

"(Ada ritual khusus) Tadi sudah, ibu sama ayah saya sudah ke sini. Tadi sudah minta doa restu," kata Sandiaga di kediamannya di Jalan Selong, Jakarta Selatan, Kamis (17/1).

Selain meminta doa restu kepada kedua orang tua, dia juga melakukan doa bersama dengan sang isteri yakni Nurasiah Uno. "Tadi sudah juga baca doa bareng istri. Jadi mudah-mudahan semuanya lancar," ujarnya.

Tak cukup sampai di situ, eks Wagub DKI menyebut ritual lainnya yakni menjalani ibadah puasa sunah serta mendengarkan beberapa nasihat dari kerabat dekatnya.

"Saya tadi kebetulan hari ini hari Kamis pas kebetulan hari saya biasanya berpuasa. Jadi enggak berolahraga tadi pagi tapi cukup tidurnya Alhamdulillah tadi malam persiapan di topik-topik hukum, HAM, korupsi dan terorisme," ungkapnya.

"Dan tadi pagi juga sempat ada beberapa kerabat mendoakan, ada yang kasih nasihat. Ada beberapa kasih masukan-masukan juga dan kita baru selesai juga melakukan rehearsal di rumah barusan. sekarang saya lagi bersiap menuju ke Pak Prabowo untuk koordinasi terakhir," sambungnya.

Dengan begitu, dia berharap bisa menjelaskan visi misi dan tema debat dengan baik kepada masyarakat.

"Alhamdulillah tidur cukup nanti buka puasa mudah-mudahan bisa makan yang seger-seger terus Insya Allah siap untuk menghadapi empat topik pertama. Mudah-mudahan sesi debat ini bisa menjelaskan pada masyarakat perbedaan antara Pemerintahan kuat dan kepemimpinan tegas Prabowo-Sandi untuk menyelesaikan masalah-masalah hukum, untuk HAM," jelasnya.

Rekomendasi