Gerindra nilai tudingan Sandiaga beri mahar Rp 500 M sulit dibuktikan

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono menuturkan, sulit untuk membuktikan dugaan mahar politik Rp 500 miliar Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Gerindra nilai tudingan Sandiaga beri mahar Rp 500 M sulit dibuktikan
Sandiaga Uno. ©2018 Liputan6.com/Delvira Hutabarat

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono menuturkan, sulit untuk membuktikan dugaan mahar politik Rp 500 miliar Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS. Sepanjang informasi yang dicuitkan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief, tak disertai bukti yang bisa diproses hukum.

"Menurut saya silakan kalau sudah tapi kan itu kami menyampaikan bahwa sepanjang itu Twitter atau di Medsos, tidak disertai bukti secara hukum, bukan fakta hukum kemudian layak dan patut dibawa di persidangan Bawaslu," kata Ferry di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (20/8).

Gerindra menanggapi santai tuduhan mahar Sandiaga untuk mengamankan posisi cawapres Prabowo Subianto. Menurutnya, saat ini Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta jajarannya, erat dengan koalisi Gerindra.

"Alhamdulillah perkembangan sekarang pak SBY dan keluarga besar Demokrat sudah mulai pelan-pelan terlibat kerjasama rapat-rapat kerjasama jadi insya Allah solid," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menindaklanjuti laporan yang diajukan Federasi Indonesia Bersatu atas tudingan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief soal mahar Rp 500 miliar dari Sandiaga Uno kepada PKS dan PAN.

Bawaslu melakukan pemeriksaan terhadap Dua orang pelapor dari Federasi Indonesia Bersatu di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Senin (20/8). Andi Arief yang ikut dipanggil selaku saksi, tak hadir lantaran tengah ada urusan pribadi. Selanjutnya, Bawaslu berencana melakukan pemeriksaan kepada Sandiaga Uno, serta PKS dan PAN.

Rekomendasi