Sekjen PDIP serahkan 'ancaman' PBNU soal cawapres ke Jokowi dan ketum parpol

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, adanya masukan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang menyatakan akan mencabut dukungan, jika bukan orang NU yang dipilih jadi cawapres Jokowi, diserahkan ke Presiden dan para Ketua Umum partai koalisi yang membahas. Dia mengatakan, semua itu merupakan bagian dari dinamika.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Sekjen PDIP serahkan 'ancaman' PBNU soal cawapres ke Jokowi dan ketum parpol
PDIP ungkap daftar nama bakal caleg. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, adanya masukan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang menyatakan akan mencabut dukungan, jika bukan orang NU yang dipilih jadi cawapres Jokowi, diserahkan ke Presiden dan para Ketua Umum partai koalisi yang membahas. Dia mengatakan, semua itu merupakan bagian dari dinamika yang ada.

"Ya itu bagian dinamika, itu ranah P Jokowi sebagai capres dan ketua umum," kata Hasto di rumah Cemara, Jakarta, (9/8).

Saat disinggung apakah 'ancaman' NU itu dibahas hari ini antara Presiden dan para ketum, dia hanya mengatakan "Ya menyesuaikan dari seluruh jadwal yang ada. Kesibukan Pak Jokowi sebagai Presiden. Kan dia beliau konsentrasi terhadap tugasnya," jelas Hasto.

Sementara Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, tak menepis sempat disinggung masalah itu.

"Ya salah satunya didiskusikan," tegas Karding.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi