Partai Demokrat meminta Mensesneg Pratikno untuk meluruskan opini Presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminjam mobil kepresidenan. Wasekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin menyesalkan isu SBY sengaja meminjam mobil itu lalu tidak pernah mengembalikan. "Sebaiknya Mensesneg segera meluruskan opini keliru ini. Jangan dibiarkan opini keliru ini menyudutkan Presiden RI ke 6, SBY," kata Didi melalui pesan tertulis yang diterima merdeka.com, Rabu (22/3).Didi menyebut, saat masa jabatan SBY berakhir, pemerintah belum bisa menyediakan kendaraan karena alasan penghematan. Mensesneg pun meminjamkan salah satu kendaraan kepresidenan kepada SBY untuk sementara waktu. Jika merujuk pada UU nomor 7 tahun 1978, kata dia, pemerintah wajib menyediakan kendaraan bagi mantan Presiden dan Wakil Presiden. "Berdasarkan UU nomor 7 tahun 1978, Negara diwajibkan untuk menyediakan kendaraan bagi mantan presiden dan mantan wakil presiden. UU yang sama mengatur kewajiban negara menyediakan tempat tinggal bagi mereka" tegasnya. Oleh karenanya, Partai Demokrat meminta pihak Istana tidak menggiring isu seolah-olah SBY tidak mengembalikan mobil kepresidenan itu. Pihak Istana didesak menjelaskan secara fakta objektif terkait peminjaman mobil itu ke SBY. "Hendaknya semua pihak obyektif dan mendudukkan persoalan sesuai fakta yang benar. Adalah kewajiban pihak Istana untuk mendudukkan persoalan pada fakta yang benar dan segera jelaskan persoalan yang sesungguhnya pada publik sehingga pemberitaan yang menyudutkan Presiden RI ke 6 bisa diluruskan," pungkasnya. Mobil Kepresidenan sedang menjadi sorotan. Terlebih setelah mobil Kepresidenan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mogok saat dipakai kunjungan kerja di Kalimantan Barat. Ternyata, itu bukan kali pertama mobil Kepresidenan Jokowi mogok. Sedikitnya sudah empat kali terjadi.Mobil yang dipakai Jokowi memang bukan baru melainkan bekas Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saat ini, mobil Kepresidenan Mercy S600 Guard ada delapan namun satu masih dipinjamkan ke SBY. "Dipinjamkan sejak 2014 lalu," kata Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumla kepada merdeka.com, Selasa (21/3).Darmansjah mengatakan, setiap mantan presiden dan wakil presiden diberikan bantuan berupa rumah, mobil plus sopir, asuransi kesehatan dan pengawal. "Beliau (SBY) rencananya mau mengembalikan mobil itu," katanya.Sejauh ini, lanjut Darmansjah, semua dokumen mobil sudah disiapkan sebagai milik negara akan dipulangkan. "Ini inisiatif beliau," ucapnya.
Demokrat desak Mensesneg bicara polemik SBY pinjam mobil Istana
Demokrat desak Mensesneg bicara polemik SBY pinjam mobil Istana. Didi menyebut, saat masa jabatan SBY berakhir, pemerintah belum bisa menyediakan kendaraan karena alasan penghematan. Mensesneg pun meminjamkan salah satu kendaraan kepresidenan kepada SBY untuk sementara waktu.
Rekomendasi