Ini strategi Cabup Bantul Suharsono kalahkan pesaingnya di Pilkada

Selain modal pertemanan, Suharsono juga menggalang kekuatan dari komunitas-komunitas yang ada di Bantul.

Kresna
Oleh Kresna - Reporter
Ini strategi Cabup Bantul Suharsono kalahkan pesaingnya di Pilkada
Cabup Bantul Suharsono. ©2015 merdeka.com/kresna

Calon Bupati Bantul, Suharsono membuka strateginya dalam pemenangannya di Pilkada 9 Desember kemarin. Dia mengaku hanya bermodalkan pertemanan untuk mendulang suara dalam pilkada."Saya itu sejak lahir di Bantul, SD, SMP, SMA, Kuliah juga di sini, jadi inilah modal saya, teman banyak. Teman-teman saya juga yang mendorong saya untuk maju dan membentuk relawan," bebernya pada merdeka.com, Kamis (10/12).Selain modal pertemanan, Suharsono juga menggalang kekuatan dari komunitas-komunitas yang ada di Bantul. Mulai dari radio komunitas hingga komunitas alumni sekolah dan komunitas kuliner."Saya menjalin hubungan baik dengan komunitas-komunitas itu. Kuliner misalnya, saya dari dulu memang suka kuliner, saya ajak teman-teman yang suka kuliner sambil ngobrol-ngobrol. Komunitas break-breakan radio komunitas juga begitu. Saya baik dengan mereka, mereka mau membantu," terangnya.Kunci kesuksesannya yang terakhir yaitu bersedekah. Sejak dulu, Suharsono mengaku banyak bersedekah karena baginya harta yang dimilikinya sebagian adalah titipan Allah untuk orang lain."Sedekah ini mendatangkan banyak rejeki. Rejeki itu bukan cuma uang, tapi juga pertemanan, kerabat dan saudara-saudara yang banyak," tambahnya.

Rekomendasi